Pangkalpinang, nidianews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dalam menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah rawan banjir.
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Babel menurunkan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu proses evakuasi masyarakat terdampak banjir.
βKita turunkan tim Tagana dan juga peralatan berupa perahu berbahan polyethylene yang siap digunakan,β ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Babel, Budi Utama, saat dihubungi nidianews.com, Jumat (9/1/2026).
Budi menjelaskan, total perahu yang diturunkan sebanyak lima unit, terdiri dari tiga unit berwarna oranye dan dua unit berwarna abu-abu.
Menurutnya, intensitas hujan tinggi yang terjadi selama musim cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah wilayah di Bangka Belitung mengalami banjir.
βAda tiga wilayah yang terdampak banjir, yakni Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, dan Bangka Barat. Banjir terjadi karena debit air yang cukup deras,β jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan selama cuaca ekstrem berlangsung.
Budi menambahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 9 hingga 11 Januari 2026.
βKami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menggiatkan gotong royong. Saat ini serapan air di kawasan hutan mulai berkurang, sehingga air melimpah ke jalan, ditambah saluran drainase yang tidak lancar,β ungkapnya. (AS)


















