Pangkalpinang, nidianews.com – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat di wilayah Operasional Perusahaan.
Dukungan PT TIMAH Tbk ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan yang digelar masyarakat sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal, tradisi dan budaya masyarakat agar tetap eksis.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), dukungan yang diberikan PT TIMAH Tbk diantaranya berpartisipasi langsung agar kegiatan kebudayaan. Selain itu, diharapkan dapat menjaga identitas budaya sekaligus mendorong tumbuhnya potensi ekonomi masyarakat.
Kegiatan kebudayaan yang didukung PT TIMAH Tbk meliputi beragam agenda, mulai dari festival seni dan budaya, pelestarian adat istiadat seperti Nujuh Jerami, Perang Ketupat, Sedekah Kapong Kundi Bersatu, ritual Rebo Pusaka, kegiatan Lampu Colok di Kundur, Jering Culuture Festival, Pesta Adat Ruahan Khatam Alquran, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, dukungan terhadap kegiatan kebudayaan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
“Budaya adalah identitas dan kekuatan masyarakat. Melalui dukungan terhadap kegiatan kebudayaan, kearifan lokal dna tradisi masyarakat, perusahaan ingin menjaga warisan leluhur sekaligus mendorong partisipasi generasi muda agar tetap melestarikan budaya daerahnya,” ujarnya.
Selain berperan dalam pelestarian nilai budaya, kegiatan kebudayaan juga dinilai mampu memperkuat hubungan antarwarga, serta menciptakan ruang kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.
Yang di Pertua Setana Jering Amantubillah, Dr. Sardi, menyampaikan PT TIMAH Tbk secara konsisten mendukung kegiatan Ritual Rebo Pusaka Tahunan Setana Jering Amantubillah.
“Kami mengapresiasi PT TIMAH Tbk yang tidak pernah bosan mendukung kegiatan kami. Beberapa tahun terakhir, perusahaan selalu hadir membantu pelaksanaan ritual adat ini,” ujarnya.
Senada, Ketua Lembaga Adat Mapur, Asih Harmoko mengatakan sejak 2021, PT TIMAH Tbk telah berkolaborasi dengan mereka untuk mendukung pelestarian masyarakat adat.
“PT TIMAH Tbk juga aktif mendukung pelestarian adat dan budaya seperti pelaksanaan nuju jerami. Kami berharap PT TIMAH Tbk bisa saling bersinergi merawat, melindungi adat budaya. Karena dari pelestarian ini telah memberikan dampak bagi pengembangan masyarakat di Dusun Air Abik mulai dari ekonomi, wisata hingga edukasi sejarah,” ucapnya. (*)
sumber: www.timah.com


















