Pangkalpinang, nidianews.com – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, turun langsung bersama masyarakat dalam kegiatan Gotong Royong KOLAK BEKO (Kolaborasi Akbar Bersih Kota) yang digelar di Kecamatan Gabek, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi banjir.
Dalam wawancara di sela kegiatan, Prof. Saparudin menyampaikan bahwa gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan hingga masyarakat.
“Hari ini kita bersama masyarakat Kecamatan Gabek, dipimpin Pak Camat, lurah, RW, RT, serta didukung berbagai organisasi dan lembaga seperti Karang Taruna, BPJS, BNN, Pol AL, Puskesmas, Koramil 0404, hingga sekolah-sekolah. Kita ramai-ramai membersihkan selokan dan sampah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, banyak saluran drainase di wilayah tersebut yang tersumbat sampah sehingga memicu genangan air dan banjir saat hujan. Melalui gotong royong, pemerintah dapat langsung melihat permasalahan di lapangan.
“Selokan yang mampat ini kalau hujan pasti banjir. Makanya kita bersihkan bersama. Untuk kondisi yang parah, tadi PU dan DLH juga sudah turun tangan. Nanti akan kita perbaiki, termasuk pemasangan culvert agar aliran air lancar,” jelasnya.
Terkait pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, Wali Kota menegaskan bahwa program serupa tidak hanya dilakukan di Kecamatan Gabek, tetapi juga digerakkan di seluruh kecamatan di Kota Pangkalpinang.
“Sudah ada surat edaran, jadi semua kecamatan kita gerakkan. Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota dan Ketua TP PKK juga turun langsung ke masyarakat untuk mengerjakan bersama-sama,” katanya.
Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah menyiapkan strategi jangka panjang.
“Nanti akan dibentuk Satgas Kebersihan dan Satgas Keamanan di tingkat RT dan RW. Insyaallah mulai tahun 2027,” ungkapnya.
Prof. Saparudin berharap, melalui gerakan KOLAK BEKO, Kota Pangkalpinang dapat menjadi kota yang bersih, rapi, dan sehat.
“Harapannya Pangkalpinang jadi bersih, lingkungan sehat dan nyaman, serta tentu kita bisa mengurangi kejadian banjir,” pungkasnya. (RE)


















