Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
IMG-20260227-WA0012
Pangkalpinang

Anggota DPR RI Rudianto Tjen: Stok BBM di Bangka Belitung Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

×

Anggota DPR RI Rudianto Tjen: Stok BBM di Bangka Belitung Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Bangka Belitung, Rudianto Tjen memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Hal tersebut disampaikannya usai berkomunikasi langsung dengan Direktur Pemasaran Pertamina Pusat untuk memastikan kondisi stok BBM di daerah.

admin-ajax.png

Rudianto menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Pertamina, stok BBM saat ini dalam kondisi normal dan bahkan telah ditambah untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi menjelang Lebaran.

β€œSaya baru saja menelepon Direktur Pemasaran Pertamina Pusat dan menanyakan kondisi stok BBM kita. Beliau meyakinkan bahwa stok BBM sebenarnya normal-normal saja, tidak ada kekurangan, apalagi menjelang Lebaran seperti ini. Pemerintah juga sudah menyiapkan tambahan BBM supaya semuanya berjalan dengan baik dan cukup,” ujar Rudianto.

Ia juga meminta Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya untuk berkoordinasi dengan pihak Pertamina di Bangka Belitung guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

Menurutnya, Pertamina telah menyampaikan bahwa stok BBM di Bangka Belitung saat ini bahkan lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa sebagai langkah antisipasi lonjakan konsumsi menjelang Idulfitri.

β€œMemang sudah disiapkan untuk menjelang Lebaran karena konsumsi BBM biasanya meningkat. Karena itu, stoknya juga sudah ditambah,” jelasnya.

Namun demikian, Rudianto mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang dapat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Ia juga meminta media untuk membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.

β€œSaya minta bantuan teman-teman media untuk menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak panik membeli. Jangan sampai masyarakat antre di pom bensin, kemudian disimpan di rumah untuk stok, lalu antre lagi. Kalau seperti ini, berapa pun stoknya pasti akan terasa kurang,” katanya.

Rudianto menilai kepanikan masyarakat justru dapat memicu kelangkaan semu yang pada akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

β€œKalau semua orang panik dan menyetok melebihi kebutuhan, dalam waktu dekat stok pasti akan habis. Ini yang akhirnya menimbulkan masalah sendiri,” tegasnya.

Selain menyinggung soal BBM, Rudianto juga mengakui kondisi perekonomian masyarakat Bangka Belitung saat ini turut terpengaruh oleh berbagai penertiban, terutama di sektor pertimahan.

Menurutnya, banyak masyarakat yang merasa khawatir dalam menjalankan aktivitas ekonomi akibat berbagai penertiban yang terjadi.

β€œSaya sangat paham kondisi Bangka Belitung saat ini. Kita lihat memang banyak penertiban sehingga membuat masyarakat juga agak ketakutan dalam kehidupan bermasyarakat dan ekonomi, terutama urusan pertimahan,” ujarnya.

Ia mengatakan aspirasi masyarakat terkait kondisi tersebut telah diterimanya dan sudah disampaikan ke pemerintah pusat di Jakarta.

Rudianto berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti oleh komisi terkait di DPR RI agar kebijakan yang diambil tetap mengacu pada aturan namun juga memperhatikan kondisi masyarakat di daerah.

β€œAspirasi ini sudah saya terima dan sudah saya sampaikan ke Jakarta. Mudah-mudahan teman-teman saya di komisi yang terkait bisa menyampaikan aspirasinya sehingga semuanya dapat berjalan sesuai aturan yang ada,” pungkasnya.(RE)

error: Content is protected !!