Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Bangka

UBB terima 2.905 mahasiswa baru, PKKMB tekankan pembentukan karakter dan adaptasi

×

UBB terima 2.905 mahasiswa baru, PKKMB tekankan pembentukan karakter dan adaptasi

Sebarkan artikel ini

Bangka, nidianews.com – Universitas Bangka Belitung (UBB) menerima sebanyak 2.905 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027 yang terdiri atas mahasiswa program sarjana, diploma, dan magister.

Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim secara resmi membuka pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Lapangan Bola UBB, Senin (10/8). Kegiatan tersebut berlangsung hingga 14 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Bertumbuh, Berkarakter dan Berdampak.”

admin-ajax.png

“Untuk kegiatan PKKMB hari ini ada sebanyak 2.845 mahasiswa baru. Kegiatan berlangsung selama lima hari dan akan berakhir pada 14 Agustus 2026,” kata Ibrahim seusai pembukaan PKKMB.

Ia menjelaskan total mahasiswa baru UBB tahun 2026 mencapai 2.905 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.845 mahasiswa merupakan mahasiswa baru program sarjana (S1) dan diploma (D3), sedangkan 60 mahasiswa lainnya merupakan mahasiswa program magister.

“Untuk hari ini diikuti sebanyak 2.845 mahasiswa, karena mahasiswa baru program magister memiliki program tersendiri,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, PKKMB menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses akademik selama menempuh pendidikan di UBB.

Ia mengatakan mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan fisik kampus, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai sistem pembelajaran, strategi perkuliahan hingga cara menyusun langkah agar dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

“Dengan PKKMB mereka akan mengenal lingkungan fisik kampus. Namun tidak hanya itu, mereka juga dibekali bagaimana mengenal sistem pembelajaran, strategi kuliah, termasuk bagaimana cara mereka untuk lulus dengan cepat,” katanya.

Ibrahim menjelaskan tema “Bertumbuh, Berkarakter dan Berdampak” memiliki makna penting dalam membentuk identitas mahasiswa UBB.

Menurut dia, bertumbuh dimaknai sebagai proses transformasi mahasiswa menjadi pribadi yang memiliki karakter mental, moral, dan intelektual. Nilai tersebut kemudian dirangkum UBB dalam konsep “Laskar Tiga Pena.”

Sementara aspek berdampak diarahkan agar mahasiswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dalam PKKMB 2026, mahasiswa baru juga mendapatkan berbagai materi, antara lain bela negara, wawasan kebangsaan, pencegahan kekerasan seksual, pencegahan kekerasan terhadap peserta didik, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, mahasiswa diberikan pembekalan teknis mengenai kehidupan akademik, termasuk strategi mengikuti perkuliahan, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), dan pemahaman terhadap sistem pembelajaran di perguruan tinggi.

Ibrahim menegaskan pelaksanaan PKKMB UBB dikemas secara menyenangkan dan jauh dari praktik perpeloncoan yang berpotensi merendahkan mahasiswa baru.

“Kita paling anti terhadap bully, persekusi dan perundungan. Tidak diwajibkan harus botak, tidak ada hukuman fisik. Itu semua kita hindari,” tegasnya.

Ia berharap mahasiswa baru mampu mengenali lingkungan kampus serta memahami sistem pendidikan tinggi dengan baik sehingga dapat menyusun peta jalan atau roadmap keberhasilan selama menjadi mahasiswa.

“Jangan lupa situasi berubah dengan cepat. Anak-anak dituntut kreatif dan bisa menjadi pribadi yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah dengan cepat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKKMB UBB 2026 Prof. Dr. Devi Valeriani mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan 34 fasilitator dari unsur dosen dan 126 co-facilitator mahasiswa.

Selain itu, terdapat 53 panitia yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan serta 80 mahasiswa penunjang yang membantu berbagai rangkaian kegiatan.

“Mahasiswa penunjang turut mendukung berbagai rangkaian kegiatan, termasuk keterlibatan dalam marching band, talenta, dan parade,” kata Devi.

Salah seorang mahasiswa baru UBB asal Papua, Lusiana Inam, mengaku senang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Bangka Belitung.

Lusiana diterima di UBB melalui jalur beasiswa afirmasi dan memilih Program Studi Manajemen Bisnis. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

“Saya ingin lulus tepat waktu sehingga saat wisuda nanti orang tua juga bisa datang ke Bangka Belitung,” ujar Lusiana yang berasal dari Kabupaten Sarmi, Papua.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UBB nantinya dapat digunakan untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah asalnya di Papua.(AS)

banner nidia kcl.png