Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

TPA Parit Enam Kembali Terbakar, Asap Tebal Kepung Permukiman Pangkalpinang

×

TPA Parit Enam Kembali Terbakar, Asap Tebal Kepung Permukiman Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Parit Enam di Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, kembali terbakar. Kobaran api yang merambat di antara tumpukan sampah dan ilalang memicu kepulan asap yang menyebar hingga ke permukiman warga, Rabu (23/9/2026).

Asap putih tebal bahkan membuat jarak pandang di sekitar lokasi menurun. Pengguna kendaraan yang melintas di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan karena kepulan asap dapat mengganggu pandangan.

admin-ajax.png

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran dari sejumlah instansi langsung dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar tumpukan sampah di kawasan TPA.

Komandan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pangkalpinang Romi Fauza mengatakan, begitu menerima laporan kebakaran, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi.

“Kami menurunkan tim ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Romi.

Penanganan kebakaran dilakukan secara gabungan. Selain Damkar Kota Pangkalpinang, pemadaman turut melibatkan Damkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Damkar Brimob Polda Babel, Damkar Kodim, BNPB Provinsi Babel, Damkar Bandara Depati Amir serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang.

Romi mengatakan, titik api telah terdeteksi dan proses pemadaman terus dilakukan hingga malam hari. Namun, petugas menghadapi kondisi yang tidak mudah karena asap tebal menyulitkan proses pemadaman.

Kondisi tumpukan sampah yang didominasi material mudah terbakar, termasuk plastik, juga membuat api berpotensi terus merambat dan kembali menyala di bagian bawah tumpukan.

“Kami tetap standby di sekitar lokasi kebakaran hingga malam ini, bahkan kemungkinan sampai besok pagi,” kata Romi.

Petugas juga tetap disiagakan di sekitar TPA untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api setelah proses pemadaman dilakukan.

“Kita lakukan ini dalam upaya untuk kenyamanan masyarakat yang bersangkutan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Persoalan kebakaran di TPA Parit Enam bukan kali pertama terjadi. Romi menyebut, sepanjang September 2026, kawasan tersebut telah beberapa kali dilanda kebakaran.

“Kurang lebih sudah empat kali terjadi di bulan ini saja TPA ini terjadi kebakaran,” ungkapnya.

Untuk mendukung proses pemadaman, petugas mendapatkan suplai air dari PDAM Tirta Pinang. Kolaborasi antarlembaga terus dilakukan agar api dapat sepenuhnya dikendalikan.

Di tengah kepulan asap yang menyebar ke sekitar lokasi, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang juga menyiapkan masker. Perlengkapan tersebut akan dibagikan kepada petugas pemadam, masyarakat yang melintas maupun warga yang bermukim di sekitar TPA Parit Enam.

Kebakaran berulang di kawasan TPA tersebut kembali menyoroti pentingnya penanganan titik api secara menyeluruh, terutama pada tumpukan sampah yang berpotensi menyimpan bara dan memicu kebakaran kembali setelah api di permukaan berhasil dipadamkan.(AS)

banner nidia kcl.png