Pangkalpinang, nidianews.com – Kondisi fisik sejumlah kantor kelurahan yang mulai menua menjadi perhatian Camat Rangkui, Jonsory Laviko. Ia berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak hanya memperhatikan kesejahteraan pegawai, tetapi juga memastikan fasilitas kerja aparatur di tingkat bawah tetap layak untuk menunjang pelayanan masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan Jonsory dalam kegiatan nganggung memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang sekaligus satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, di Aula Kecamatan Rangkui, Jumat (16/10/2026).
Menurut Jonsory, aparatur kecamatan dan kelurahan merupakan garda terdepan pemerintahan daerah. Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga membutuhkan dukungan yang memadai, baik dari sisi kesejahteraan maupun fasilitas kerja.
“Harapan kami selaku garda terdepan pemerintahan Kota Pangkalpinang, minimal kesejahteraan teman-teman di lapangan selalu diperhatikan karena mereka merupakan ujung tombak pemerintahan,” kata Jonsory.
Ia menilai, perhatian terhadap aparatur di tingkat wilayah perlu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebab, kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan tanggung jawab, tetapi juga didukung lingkungan kerja yang memadai.
Selain kesejahteraan pegawai, Jonsory secara khusus menyoroti kondisi sejumlah kantor kelurahan yang sudah berusia tua. Menurutnya, pembenahan fisik bangunan diperlukan agar fasilitas pemerintahan tetap layak digunakan dan mampu memberikan kenyamanan bagi pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan.
“Kebanyakan kantor lurah kita sudah tua umurnya dan kondisinya sudah kurang enak dipandang. Harapan kami, penunjang fisik kantor juga bisa diperhatikan untuk ke depannya,” ujarnya.
Bagi Kecamatan Rangkui, dukungan terhadap aparatur dan sarana pelayanan menjadi kebutuhan penting mengingat wilayah tersebut mencakup delapan kelurahan. Ketersediaan fasilitas yang layak di setiap kelurahan diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus mendukung pelayanan yang lebih baik kepada warga.
Di luar penyampaian aspirasi tersebut, kegiatan nganggung juga dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat kebersamaan antaraparat di lingkungan Kecamatan Rangkui.
Jonsory menjelaskan, kegiatan itu sebenarnya direncanakan untuk memperingati hari jadi Kota Pangkalpinang. Namun, karena padatnya agenda kegiatan sebelumnya, pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada Oktober sekaligus menandai satu tahun masa kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota.
“Intinya, kami ingin mengikat silaturahmi pegawai se-Kecamatan Rangkui. Karena ada delapan kelurahan, melalui kegiatan ini kami bisa berkumpul, bertemu, dan mempererat hubungan,” tuturnya.
Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan menyampaikan kebutuhan aparatur wilayah kepada pemerintah kota.
Bagi Jonsory, kesejahteraan pegawai dan kelayakan fasilitas kantor merupakan dua hal yang perlu mendapat perhatian agar aparatur kecamatan dan kelurahan dapat menjalankan perannya secara optimal dalam melayani masyarakat Pangkalpinang.(RE)














