Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

Dessy Ayutrisna Dorong Mahasiswa Tak Hanya Belajar Hukum, tetapi Peka terhadap Persoalan Masyarakat

×

Dessy Ayutrisna Dorong Mahasiswa Tak Hanya Belajar Hukum, tetapi Peka terhadap Persoalan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mendorong mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk tidak hanya menguasai teori dan peraturan perundang-undangan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Dessy saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Law Fair V3 Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum UBB di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Jumat (23/10/2026).

admin-ajax.png

Menurut Dessy, kegiatan yang melibatkan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun keberanian, serta belajar dari pengalaman di luar ruang akademik.

“Adik-adik sudah berani menunjukkan diri, sudah berani belajar. Ini kami apresiasi. Kalau ada salah, jangan takut salah. Tidak ada orang yang tidak pernah salah, tetapi kesalahan harus membuat kita belajar dan terus memperbaiki diri,” kata Dessy.

Ia menekankan bahwa proses pembelajaran tidak terbatas pada bangku kuliah. Mahasiswa perlu membuka diri terhadap berbagai pengalaman, menerima masukan, dan terus memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

Dessy menilai, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan juga dapat menjadi sarana untuk membangun kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa Fakultas Hukum ini tidak hanya belajar pasal demi pasal, tetapi juga belajar kepedulian terhadap pembangunan di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Selain menjadi ruang aktualisasi mahasiswa, Law Fair V3 turut menghadirkan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kegiatan debat, serta pertunjukan seni dan budaya. Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan aktivitas akademik, kreativitas generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dessy berharap bazar yang digelar dapat membantu pelaku UMKM memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan transaksi selama kegiatan berlangsung.

“Semoga banyak UMKM di sini laris manis. Semakin banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang, semakin roda perekonomian berputar. Semakin baik perputaran ekonomi, semakin baik pula pembangunan di Kota Pangkalpinang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pelaku usaha, dan pemerintah diperlukan untuk memperluas kesempatan ekonomi sekaligus mendorong kegiatan positif generasi muda.

Dessy berharap Law Fair dapat terus diselenggarakan dengan konsep yang semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Mari kita sama-sama bersinergi dan berkolaborasi untuk Pangkalpinang yang lebih sejahtera,” ujar Dessy sebelum membuka secara resmi Law Fair V3 Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi, tetapi juga mampu membangun keterampilan, kreativitas, dan kepedulian sosial sebagai bekal berkontribusi bagi masyarakat.(RE) 

banner nidia kcl.png