Pangkalpinang, nidianews.com – Pembangunan sekolah, revitalisasi puluhan fasilitas pendidikan, hingga perluasan akses layanan kesehatan menjadi sejumlah program yang disoroti Wali Kota Pangkalpinang Saparudin dalam evaluasi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna.
Saparudin menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri kegiatan nganggung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang sekaligus satu tahun masa kerja wali kota dan wakil wali kota di Aula Kecamatan Rangkui, Jumat (16/10/2026).
Menurut Saparudin, memasuki tahun kedua kepemimpinan, pemerintah daerah perlu meningkatkan kinerja, terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kita sudah satu tahun, tahun depan bisa lebih baik dalam pelaksanaan pemerintahan, kemudian yang kedua dalam melayani masyarakat,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, salah satu fokus pembangunan selama setahun terakhir berada di sektor pendidikan. Pemerintah kota berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur melalui pembangunan sekolah baru serta revitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan.

Saparudin menyebut pembangunan SMA Negeri 5 dan SMP Negeri 11 menjadi bagian dari upaya tersebut. Selain itu, revitalisasi dilakukan terhadap lebih dari 30 fasilitas pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan sarana pendidikan yang memadai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat Pangkalpinang.
Di bidang kesehatan, pemerintah kota memprioritaskan perluasan akses BPJS Kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan layanan medis.
Saparudin mengatakan, pemerintah turut membantu pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria bantuan. Upaya ini dilakukan agar warga tetap dapat mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk kesehatan, lebih kepada pemenuhan jangkauan BPJS bagi masyarakat yang memerlukan dan kurang mampu,” ujarnya.
Selain pendidikan dan kesehatan, pemerintah kota juga menjalankan program bantuan sosial, termasuk penyaluran sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Saparudin menegaskan, capaian pembangunan selama tahun pertama harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja pada tahun berikutnya. Ia meminta aparatur sipil negara (ASN), mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, terus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dalam kegiatan nganggung di Kecamatan Rangkui tersebut, Saparudin juga memanfaatkan momentum kebersamaan untuk bersilaturahmi dengan camat, lurah, dan pegawai di lingkungan kecamatan sekaligus memberikan arahan terkait peningkatan kinerja.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, tantangan pemerintah kota tidak hanya melanjutkan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan program pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.
Peningkatan kualitas pelayanan publik pun menjadi salah satu pekerjaan yang harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Pangkalpinang.(RE)














