Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
1770715584014
Pangkalpinang

Dinas Pariwisata Pangkalpinang Gelar Festival Kampung Bintang, Angkat Budaya dan UMKM Lokal

×

Dinas Pariwisata Pangkalpinang Gelar Festival Kampung Bintang, Angkat Budaya dan UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Festival Kampung Bintang sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, khususnya warga Tionghoa yang tengah melaksanakan ritual Cheng Beng.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Irma, mengatakan festival ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap tradisi budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

admin-ajax.png

“Festival Kampung Bintang ini adalah bentuk apresiasi kita dari Pemerintah Kota Pangkalpinang kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tionghoa yang sedang melaksanakan ritual Cheng Beng,” ujar Irma.

Ia menjelaskan, tradisi Cheng Beng memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Pangkalpinang. Ribuan perantau kembali ke kampung halaman, yang secara langsung mendorong peningkatan sektor transportasi, perhotelan, hingga pelaku UMKM.

“Kita tahu bahwa tradisi Cheng Beng ini membawa dampak ekonomi yang luar biasa bagi Pangkalpinang. Tiket pesawat penuh, hotel-hotel terisi, dan perputaran uang di sektor kuliner serta UMKM sangat tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irma menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini juga merupakan tindak lanjut arahan Penjabat Wali Kota Pangkalpinang untuk menyambut para perantau yang pulang kampung.

Festival Kampung Bintang dikemas dengan konsep heritage dan budaya, menampilkan berbagai pertunjukan seni akulturasi antara Melayu dan Tionghoa. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati beragam kuliner khas yang dirindukan, seperti Teh Pusoi, Taifufa, dan Kue Pang.

“Festival ini sengaja kita kemas dengan konsep heritage dan budaya, menghadirkan seni akulturasi Melayu dan Tionghoa, serta bazar kuliner khas yang menjadi nostalgia bagi perantau,” katanya.

Irma berharap, Festival Kampung Bintang tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi agenda pariwisata berskala nasional.

“Ini adalah bukti nyata bahwa di Pangkalpinang, toleransi dan kebersamaan itu sangat kuat. Kita hidup berdampingan dengan damai, Kite Seperadik,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut meramaikan festival yang berlangsung hingga 5 April tersebut.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan festival ini. Mari kita tunjukkan keramahtamahan warga Pangkalpinang kepada para tamu dan saudara kita yang sedang pulang kampung,” tutupnya.

error: Content is protected !!