Pangkalpinang, nidianews.com – Pangkalpinang kembali bersiap menjadi pusat kreativitas dan hiburan masyarakat lewat gelaran Festival Semarak Ekraf 2 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 16 Mei 2026. Dipusatkan di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM), festival ini hadir sebagai ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus destinasi wisata keluarga yang menghadirkan ragam hiburan, kuliner, seni, hingga teknologi.
Wali Kota Saparudin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk meramaikan festival bertema “Ekraf Bangkit Pangkalpinang Kreatif” tersebut.
Festival Semarak Ekraf 2 menghadirkan berbagai kegiatan unggulan dari sejumlah subsektor ekonomi kreatif. Pengunjung dapat menikmati bazar kuliner khas daerah melalui Bazar Otak-Otak Pangkalpinang yang dikenal sebagai “Terenak Sedunia”, Bazar Pelaku Ekonomi Kreatif, hingga Coffee Street Market bagi para pecinta kopi.
Tak hanya itu, festival juga menjadi ajang kompetisi dan kreativitas generasi muda. Pada Sabtu, 16 Mei 2026, akan digelar Bangka Robotic Competition yang mempertandingkan kategori Robot Soccer dan Line Follower untuk tingkat sekolah dasar. Selain itu, tersedia pula lomba mewarnai dan menggambar bagi peserta tingkat TK hingga SD.
Suasana festival semakin meriah dengan penampilan spesial dari Herri Gamma One pada 16 Mei, serta Cosplay Parade yang berlangsung selama dua hari pada 15–16 Mei 2026.
Bagi pengunjung yang ingin belajar dan berkreasi, tersedia Workshop Decoupage bersama Galeri Shesca dengan biaya mulai dari Rp50 ribu dan peserta dapat membawa media pilihan sendiri untuk dihias.
Selain kegiatan di Alun-Alun Taman Merdeka, festival ini juga menghadirkan pertunjukan seni teater bertajuk Batin Tikal: Kuasa Simbolik Rambut Keramat yang dipersembahkan oleh Sanggar Buluh Perindu. Pementasan berlangsung di Auditorium Sofyan Tsauri Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung pada 15–16 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp20 ribu.
Festival Semarak Ekraf 2 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal serta memperkuat identitas kreatif Kota Pangkalpinang di tingkat nasional.(*)














