Mekkah, nidianews.com-Jemaah haji Indonesia saat ini berada di Mekkah untuk melakukan berbagai persiapan menjelang keberangkatan menuju Padang Arafah guna melaksanakan puncak ibadah haji.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan suhu udara mencapai 43 hingga 45 derajat Celcius, para jemaah diimbau untuk membatasi aktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari.
βKalau suhu udara di Kota Mekkah pada hari Selasa, 19 Mei 2026 berkisar 43-45 derajat pada siang hari, namun pada malam hari agak berkurang,β jelas H Dodi Hendriyanto, jemaah haji asal Pangkalpinang saat dihubungi nidianews.com, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 23.59 WIB atau menjelang salat Isya waktu Arab Saudi.
Pria yang akrab disapa Bang Doi itu mengatakan, tim kesehatan kloter terus mengingatkan para jemaah agar tidak terlalu sering beraktivitas di luar hotel demi menjaga kondisi kesehatan.
βBagi jemaah yang memiliki risiko tinggi (risti) dan berusia di atas 60 tahun diimbau untuk tidak terlalu sering ke Masjidil Haram,β ujar Bang Doi yang merupakan ketua regu tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi PLM.
Meski demikian, kata dia, imbauan tersebut bukan berarti melarang jemaah beribadah di Masjidil Haram, melainkan sebagai langkah antisipasi agar kondisi kesehatan tetap terjaga di tengah suhu udara yang sangat panas.
Di sisi lain, Bang Doi menjelaskan bahwa para jemaah juga telah mendapatkan pembinaan dan penjelasan dalam manasik terakhir dari pihak sektor sebagai persiapan menuju Padang Arafah.
βInsya Allah, bila tidak ada kendala atau halangan, rombongan Kloter 7 Embarkasi PLM akan bergerak dari hotel sekitar tanggal 25 Mei pada pagi hari menuju Padang Arafah,β katanya.
Bang Doi juga mengungkapkan bahwa secara umum kondisi jemaah haji Kloter 7 masih dalam keadaan fit, meski sebagian mengalami batuk, pilek, dan gangguan kesehatan ringan lainnya.
βAlhamdulillah jemaah dalam pengawasan tim kesehatan dokter Kloter 7 Embarkasi PLM,β ujarnya.
Ia pun memohon doa kepada keluarga dan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung agar seluruh jemaah haji, khususnya Kloter 7, 8, dan 9, senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
βSemoga seluruh jemaah dapat melaksanakan wukuf di Arafah hingga menyelesaikan rukun dan wajib haji tepat pada waktunya,β tutupnya. (AS)















