Example floating
Example floating
Baru.png
banner 3
Pangkalpinang

Golkar Babel Jadi Contoh Konsolidasi Nasional, Ahmad Doli: Saatnya Bergerak Menuju Kemenangan Pemilu

×

Golkar Babel Jadi Contoh Konsolidasi Nasional, Ahmad Doli: Saatnya Bergerak Menuju Kemenangan Pemilu

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengapresiasi langkah cepat DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai menjadi provinsi pertama di Sumatera menyelesaikan konsolidasi organisasi hingga menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda).

Apresiasi tersebut disampaikan Ahmad Doli saat menghadiri Rakerda dan Rapimda Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 yang dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Babel, DR. (HC) Hidayat Arsani, S.E., di Hotel Aston Pangkalpinang, Minggu (28/6/2026).

admin-ajax.png

Mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli menyampaikan salam hormat kepada seluruh kader Partai Golkar di Bangka Belitung. Ia mengatakan, Ketua Umum memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan konsolidasi partai di Negeri Serumpun Sebalai.

“Dari sepuluh provinsi di wilayah Sumatera, Bangka Belitung menjadi yang pertama menyelesaikan pelantikan kepengurusan dan langsung melaksanakan Rakerda serta Rapimda. Ini menunjukkan bahwa Golkar Babel bergerak lebih cepat dibanding daerah lainnya,” ujarnya.

Menurut Doli, keberhasilan konsolidasi hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi modal penting untuk memasuki tahapan berikutnya, yakni menyusun program kerja yang berorientasi pada kemenangan pemilu.

Ia menegaskan seluruh kader harus berpedoman pada Panca Sukses Partai Golkar, yakni transformasi dan konsolidasi organisasi, kaderisasi, pembangunan demokrasi, menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta memenangkan pemilu.

Doli menjelaskan, Partai Golkar tidak bisa lagi menjalankan organisasi dengan pola lama. Menurutnya, perubahan zaman menuntut lahirnya inovasi dalam membangun kekuatan partai hingga ke tingkat paling bawah.

Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah memperkuat struktur organisasi sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) melalui Badan Saksi Nasional Partai Golkar. Dengan demikian, setiap TPS menjadi bagian dari mesin organisasi yang siap bekerja menghadapi kontestasi politik.

Selain memperkuat organisasi, Doli menekankan pentingnya kaderisasi. Menurutnya, infrastruktur partai yang kuat harus diisi kader-kader berkualitas, loyal, dan memiliki komitmen jangka panjang terhadap Partai Golkar.

Ia juga mengajak seluruh organisasi pendiri dan yang didirikan Golkar, seperti Kosgoro, SOKSI, dan MKGR, agar menjadi kekuatan yang mendukung perjuangan partai di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Doli turut menyinggung berbagai pembahasan terkait penyempurnaan sistem demokrasi nasional. Salah satunya adalah usulan penambahan jumlah kursi DPR RI di daerah pemilihan Bangka Belitung dari tiga menjadi empat kursi.

Menurutnya, apabila usulan tersebut terealisasi, peluang Partai Golkar untuk meningkatkan perolehan kursi di tingkat nasional akan semakin terbuka.

Di sisi lain, Doli menegaskan komitmen Partai Golkar untuk terus mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar seluruh program prioritas nasional dapat berjalan optimal.

Menutup arahannya, Ahmad Doli mengingatkan bahwa seluruh proses konsolidasi organisasi, kaderisasi, hingga penyusunan program kerja harus bermuara pada satu tujuan besar, yakni memenangkan Partai Golkar dalam setiap kontestasi politik.

“Ukuran keberhasilan kepengurusan Partai Golkar di semua tingkatan adalah kemenangan dalam pemilu. Karena itu, seluruh kader harus bekerja secara terukur, terorganisir, dan memiliki target yang jelas untuk merebut kemenangan pada Pemilu 2029 maupun pemilihan kepala daerah,” tegasnya.(*)