Pangkalpinang, nidianews.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Hisar Mangoloi Manalu, M.K.M., mewakili Wali Kota Pangkalpinang menghadiri sekaligus membuka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Taman Sari, Minggu (5/7/2026).
Dalam sambutan yang dibacakannya, Hisar menegaskan bahwa peringatan HANI tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial tahunan semata. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi bukti nyata komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Seremonial tahunan ini diharapkan menjadi wujud nyata komitmen kita untuk menyatakan perang terhadap narkotika,” ujarnya.
Ia mengatakan, perkembangan zaman di tahun 2026 menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, terutama dengan maraknya peredaran narkotika yang memanfaatkan teknologi digital dan menyasar generasi muda.
“Kita tidak boleh lengah sedikit pun. Melindungi masa depan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama, dimulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Hisar juga mengajak seluruh komponen masyarakat memperkuat sinergi sesuai tema HANI tahun ini. Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program pencegahan, pemberantasan, hingga rehabilitasi penyalahgunaan narkotika.
“Kita harus menciptakan lingkungan yang aman, kreatif, dan positif bagi anak-anak kita agar terbebas dari jerat narkoba,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Hisar secara resmi membuka rangkaian kegiatan HANI 2026 dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Esa serta berharap seluruh ikhtiar bersama dalam memerangi narkoba senantiasa mendapat keberkahan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Dian Oktorini, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Narkotika Internasional sebenarnya diperingati setiap 26 Juni. Namun, karena sejumlah pertimbangan teknis, pelaksanaan kegiatan di Pangkalpinang baru dapat digelar pada 5 Juli 2026.
Menurut Dian, peringatan tersebut tetap penting dilaksanakan sebagai bentuk konsistensi menggaungkan semangat pemberantasan narkoba di tengah masyarakat.
Pada HANI Tahun 2026, panitia mengusung tema “Gaya Anak Keren Tanpa Narkoba“. Melalui tema tersebut, masyarakat, khususnya generasi muda, diajak memahami bahwa anak yang keren adalah anak yang sehat, berprestasi, dan mampu menjauhi narkoba.
“Kami ingin mengingatkan bahwa anak hebat dan anak keren adalah anak yang sehat, berprestasi, serta menjauhi narkoba. Mari kita mulai pencegahan dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujar Dian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para peserta dari Panti Asuhan Muhammadiyah, LKS Muhammadiyah, dan Aisyiyah yang mengikuti rangkaian acara hingga sesi talkshow sosialisasi bahaya narkoba.
Peringatan HANI 2026 di Taman Sari berlangsung dengan berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.(RE)














