Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

Pangkalpinang Perkuat Identitas Kota Pelestari Budaya Lewat Olahraga Tradisional

×

Pangkalpinang Perkuat Identitas Kota Pelestari Budaya Lewat Olahraga Tradisional

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mulai memperkuat identitas daerah sebagai kota yang melestarikan kebudayaan dengan menghidupkan kembali olahraga dan berbagai tradisi lokal di tengah masyarakat.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat, termasuk olahraga tradisional.

admin-ajax.png

“Kita sedang memang menjadikan Pangkalpinang sebagai salah satu kota yang ditunjuk pemerintah untuk melestarikan kebudayaan. Ini menjadi kewajiban Pemerintah Kota untuk mengangkat kegiatan seni, olahraga, budaya, dan sosial yang membangun kebudayaan tradisional di Bangka Belitung,” kata Saparudin saat membuka Perlombaan Antarperangkat Daerah di Taman Mandara, Pangkalpinang, Selasa (1/9/2026).

Menurut dia, perlombaan tradisional yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) menjadi salah satu cara memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan permainan dan olahraga tradisional agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Saparudin menyebut olahraga tradisional gasing menjadi salah satu budaya lokal yang telah mulai diperkenalkan melalui lingkungan sekolah. Ke depan, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi pengembangan kesenian tradisional seperti dambus serta tradisi kereta surong.

“Yang lain juga ada seperti gasing. Gasing itu sudah masuk sekolah-sekolah. Kemudian mungkin seni dambus dan kereta surong juga bisa kita jadikan salah satu kegiatan budaya,” ujarnya.

Ia menegaskan penguatan budaya lokal juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan. Karena itu, kegiatan antar-OPD dikemas tidak hanya sebagai perlombaan, tetapi sebagai ruang membangun komunikasi, keakraban, sinergi, dan kolaborasi antaraparat.

Rangkaian peringatan HUT Kota Pangkalpinang sendiri akan berlangsung hingga akhir September dengan berbagai kegiatan dari masing-masing OPD. Puncaknya dijadwalkan pada 17 September melalui upacara HUT dan rapat istimewa di DPRD Kota Pangkalpinang, disertai sejumlah kegiatan di Taman Mandara dan kawasan Alun-Alun Pemerintah Kota Pangkalpinang.(RE) 

banner nidia kcl.png