Pangkalpinang, nidianews.com – Menyambut satu abad Sumpah Pemuda pada 2028, Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai mendorong penguatan peran generasi muda melalui ruang kreativitas, inovasi, dan kolaborasi lintas komunitas.
Salah satu langkah awal tersebut diwujudkan melalui Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang 2026 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Wilhelmina Park, 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Kepala Dispora Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan festival tersebut bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan upaya membuka ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kontribusinya bagi daerah.
“Ini merupakan Festival Kepemudaan pertama yang kami laksanakan. Kami ingin kegiatan ini menjadi wadah kreativitas, inovasi, serta tempat bagi seluruh kaum muda untuk menunjukkan keunggulan dan potensi masing-masing,” kata Andika saat penutupan festival, Minggu (1/11/2026).
Menurut Andika, momentum menuju 100 tahun Sumpah Pemuda perlu diisi dengan kegiatan yang mampu membangun kapasitas dan partisipasi generasi muda.
Dia menyebut Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan menuju peringatan satu abad Sumpah Pemuda pada 2028, yang nantinya melibatkan dinas pemuda dan olahraga di seluruh daerah.
Karena itu, Festival Kepemudaan di Pangkalpinang diharapkan menjadi awal dari gerakan pembinaan pemuda yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, festival tersebut melibatkan beragam komunitas, mulai dari sanggar seni, komunitas tuli dan rungu, pelaku kreativitas, hingga komunitas musik.
Keterlibatan berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa ruang kepemudaan perlu terbuka bagi seluruh kalangan tanpa membatasi latar belakang maupun kemampuan.
Dispora juga memberikan kesempatan kepada 26 pelaku UMKM muda untuk memasarkan produk mereka melalui bazar gratis. Peserta diprioritaskan bagi pengusaha dengan usia maksimal 30 tahun, termasuk pelaku usaha yang baru pertama kali mengikuti bazar.
“Kami ingin memfasilitasi anak-anak muda yang baru memulai usaha. Mereka kami berikan tempat secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujar Andika.
Dia berharap dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap kegiatan kepemudaan dapat terus diperkuat, sehingga generasi muda memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan mengambil peran dalam pembangunan.
Andika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan mitra yang telah mendukung penyelenggaraan festival perdana tersebut.
Menurut dia, keberlanjutan kegiatan menjadi hal penting agar Festival Kepemudaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
“Mudah-mudahan Festival Kepemudaan ini tetap berjalan ke depannya. Jika tahun pertama sudah semeriah ini, mudah-mudahan tahun berikutnya bisa lebih meriah lagi,” katanya.(RE)














