Example floating
Example floating
Baru.png
banner 3
Pangkalpinang

H. Zainuddin Terpilih Aklamasi Pimpin MUI Kota Pangkalpinang Periode 2026-2031

×

H. Zainuddin Terpilih Aklamasi Pimpin MUI Kota Pangkalpinang Periode 2026-2031

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – H. Zainuddin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Pangkalpinang yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026).

Dalam forum Musda tersebut, H. Zainuddin bersama H. Delip Armata yang terpilih sebagai Sekretaris Umum, mendapat kepercayaan dari peserta melalui mekanisme aklamasi yang ditetapkan oleh tim formatur.

admin-ajax.png

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, H. Zainuddin kini mengemban amanah untuk menyusun struktur kepengurusan MUI Kota Pangkalpinang periode lima tahun ke depan.

Mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustu Afendi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda serta terbentuknya kepengurusan baru MUI Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, komposisi formatur yang terbentuk diharapkan mampu mewakili seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang ada di Kota Pangkalpinang, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, serta berbagai organisasi Islam lainnya.

“Kehadiran ormas-ormas Islam dalam formatur MUI ini penting untuk menjaga marwah organisasi sebagai panutan umat di Kota Pangkalpinang sekaligus bersama-sama menegakkan dakwah demi kebaikan umat,” ujar Agustu.

Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Pangkalpinang agar MUI terus menjalankan perannya sebagai organisasi yang menyejukkan umat dan menjadi pengusung nilai-nilai khairu ummah melalui semangat fastabiqul khairat.

Sementara itu, Sekretaris MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Hasan Rumata, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musda yang dinilai berlangsung secara profesional, tertib, dan sesuai dengan mekanisme organisasi.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Musda MUI Kota Pangkalpinang berjalan dengan baik sesuai dengan rundown yang telah ditetapkan,” katanya.

Hasan menjelaskan bahwa Majelis Ulama merupakan wadah para ulama yang tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga harus mencerminkan nilai-nilai keulamaan dalam setiap sikap, perilaku, dan pengabdiannya kepada umat.

“Kelompok ulama itu harus terlihat dari cara berbicara, niat ketika menjadi pengurus Majelis Ulama, serta dalam menjalankan organisasi dan berbagai aspek tingkah laku yang menggambarkan seorang ulama,” ujarnya.

Sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lanjut Hasan, Pangkalpinang memiliki posisi strategis sehingga MUI Kota Pangkalpinang diharapkan mampu menjadi rujukan dan contoh dalam pembinaan umat.

Ia menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Zainuddin agar mampu membawa MUI menjadi lebih baik dan responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Harapan kita, masyarakat yang hidup dalam berbagai kebimbangan dan keraguan, termasuk munculnya berbagai aliran yang menyimpang, dapat menjadi perhatian MUI sehingga bisa direspons secara cepat dan tepat,” ungkapnya.

Menurut Hasan, masyarakat menaruh harapan besar kepada Majelis Ulama sebagai sumber pemikiran dan referensi dalam memahami berbagai persoalan keagamaan maupun sosial yang berkembang.

“Oleh karena itu, MUI harus mampu hadir memberikan solusi dan pencerahan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya posisi MUI sebagai mitra strategis pemerintah. Meski demikian, hubungan tersebut bukan berarti MUI berada di bawah pemerintah, melainkan sebagai mitra sejajar yang saling mendukung sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

“Bukan berarti MUI berada di bawah pemerintah, tetapi sebagai mitra sejajar yang menjalankan perannya masing-masing dalam menjaga, memelihara, dan memajukan bangsa Indonesia,” jelas Hasan.

Adapun formatur yang terlibat dalam Musda MUI Kota Pangkalpinang berasal dari unsur MUI kecamatan, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, serta tokoh masyarakat yang ada di Kota Pangkalpinang.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan MUI Kota Pangkalpinang semakin aktif dalam membina umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan kondusif. (AS)