Belitung, nidianews.com – Muhammad Tahir dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Belitung periode 2026–2029. Penetapan tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan kepengurusan SMSI Belitung yang dilakukan melalui konsolidasi bersama sejumlah pemilik dan pimpinan perusahaan media siber di daerah.
Konsolidasi berlangsung di Kongdjie Siburik, Jumat (21/8/2026), saat Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bardian, melakukan kunjungan ke Kabupaten Belitung.
Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah pemilik dan pimpinan perusahaan media siber yang akan tergabung dalam kepengurusan SMSI Belitung. Selain M. Tahir dari Media Siber Trend Berita sebagai ketua, Yudiansyah dari Belitong Ekspres dipercaya mendampingi sebagai sekretaris, sedangkan Elvanadi dari Bingkai Nasional dipercaya sebagai bendahara.
Ketua SMSI Babel Bardian menegaskan, SMSI merupakan organisasi yang menghimpun pemilik dan pengelola perusahaan media siber, bukan organisasi profesi wartawan.
“Yang harus ditegaskan pertama, SMSI itu adalah organisasi pemilik media, bukan organisasi wartawan. Jangan sampai salah kaprah,” tegas Bardian.
Ia menjelaskan, organisasi profesi seperti PWI, AJI dan IJTI memiliki fokus pada wartawan sebagai individu profesi. Sementara SMSI menjadi wadah bagi pemilik maupun pengelola perusahaan media siber.
“Walaupun dia bukan pemilik tetapi mengelola perusahaan itu, dia berhak untuk ikut masuk ke sini,” jelasnya.
Bardian mengatakan, SMSI tidak boleh hanya menjadi wadah untuk menjalankan kegiatan organisasi. Keberadaannya harus memberikan manfaat nyata bagi perusahaan media dan membantu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“SMSI itu hadir sebenarnya bukan lagi sebagai wadah kita hanya untuk berorganisasi. Tetapi lebih kepada bagaimana caranya organisasi kita ini bisa membantu kesejahteraan kita,” ujarnya.
Menurut Bardian, jaringan SMSI yang telah berkembang hingga tingkat kabupaten dan kota menjadi modal penting untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Ia menyebut SMSI Pusat juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk Google. Namun, penguatan jaringan di daerah masih perlu dilakukan.
“Dari beberapa kali pertemuan di Jakarta, ada rencana kita kerja sama dengan Google. Tapi ditahan dulu karena masih banyak kabupaten kota kita yang belum tertutup,” ungkapnya.
M. Tahir menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut amanah tersebut akan dijalankan bersama seluruh anggota dengan mengedepankan kebersamaan dan tanggung jawab.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin SMSI Belitung. Ini merupakan amanah yang tentunya akan saya jalankan bersama kawan-kawan media dengan penuh tanggung jawab,” ujar Tahir.
Menurutnya, perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat membuat perusahaan media menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Karena itu, SMSI Belitung ke depan diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga mampu membangun jaringan, membuka peluang kerja sama dan memberikan manfaat bagi perusahaan media yang tergabung.
“Saya optimistis SMSI Belitung bisa berkembang. Kita punya banyak media yang memiliki potensi. Tinggal bagaimana kita membangun komunikasi, menyatukan langkah dan membuka peluang yang lebih luas. Kalau kita bersama, saya yakin media Belitung akan semakin kuat,” katanya.
Tahir juga mengajak para pemilik dan pengelola media siber di Belitung untuk menjadikan SMSI sebagai ruang bersama dalam membangun industri media yang profesional dan berkelanjutan.
“Mari kita jadikan SMSI ini sebagai rumah bersama bagi pemilik dan pengelola media siber. Kita bangun organisasi yang solid, profesional dan mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan pers serta kemajuan daerah,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan SMSI Belitung periode 2026–2029, organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpemilik dan pengelola media siber, meningkatkan kapasitas perusahaan media, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas untuk mendukung perkembangan industri pers di Kabupaten Belitung.(*)














