Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
spanduk selamat dan sukses pelantikan walikota 2,7x5
Pangkalpinang

Peringati Hari Menanam Pohon Sedunia, Pemkot Pangkalpinang–Formap Babel Ajak Warga Tingkatkan Ruang Hijau Kota

×

Peringati Hari Menanam Pohon Sedunia, Pemkot Pangkalpinang–Formap Babel Ajak Warga Tingkatkan Ruang Hijau Kota

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Forum Masyarakat Petani Bangka Belitung (Formap Babel) menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Hutan Kota Tuatunu, Jumat siang, (21/11/2025) dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Sedunia. Gerakan penghijauan ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong peningkatan ruang terbuka hijau di ibu kota provinsi.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan luas dari berbagai unsur, mulai dari forkopimda hingga kelompok tani. Turut hadir Dandim 0413 Bangka, Kapolresta Pangkalpinang, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, DLH, Bakuda, DKP, Satpol PP, Camat Gerunggang, lurah-lurah setempat, ketua Formap kecamatan, Babinsa Kelurahan Tuatunu, serta masyarakat dan pemerhati lingkungan. Dukungan nyata juga diwujudkan lewat penyerahan pupuk kepada kelompok tani untuk mendongkrak produktivitas pertanian.

admin-ajax.png

Akhmad Subekty, Asisten Pemerintahan dan Kesra, hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin. Ia menegaskan bahwa penguatan ruang hijau menjadi salah satu fokus pembangunan kota.

“Pak Wali ingin Pangkalpinang tumbuh menjadi kota yang rindang dan tertata, seperti Surabaya—sejuk, teduh, dan nyaman. Pohon yang dirawat dengan baik akan sangat bermanfaat. Beliau sangat mendukung pemangkasan pohon yang dilakukan secara rapi dan bijak. Kolaborasi DLH, PLN, dan masyarakat adalah kunci agar estetika kota dan keselamatan tetap terjaga,” ujar Subekty.

Ketua Formap Babel, M. Syarif, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penuh program penghijauan Wali Kota serta pengembangan Hutan Kota Tuatunu sebagai ruang yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, hutan kota tidak hanya berfungsi menjaga ekosistem, tetapi juga memiliki potensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola sebagai kawasan kebun raya.

“Kami hanya menjalankan dan mendukung program Pak Wali Kota. Harapannya hutan kota ini bisa diberdayakan dan bermanfaat untuk masyarakat Bangka Belitung. Ke depan, kami berkoordinasi dengan DLH dan Dinas Pertanian untuk pengembangan wilayah ini. Intinya, kami ingin mewujudkan hutan kota yang nantinya menjadi kebun raya—tentu harus ada tanaman buah, habitat fauna, dan lingkungan yang hidup,” jelas Syarif.

Ia juga menyampaikan bahwa Formap Babel terus menjaga sinergi dengan Pemkot maupun Pemprov guna memastikan pengembangan kawasan berjalan optimal. Bantuan pupuk yang disalurkan, kata dia, merupakan bagian dari dukungan bagi petani agar produktivitas mereka meningkat.

“Mudah-mudahan bantuan pupuk dari Pak Wali Kota bermanfaat untuk masyarakat, khususnya petani di Pangkalpinang. Ini memang masih ala kadarnya, tapi kami akan terus berupaya membantu sesuai arahan beliau,” ujarnya.

Aksi penanaman pohon ini menjadi langkah awal dari upaya jangka panjang menjadikan Hutan Kota Tuatunu sebagai kawasan hijau yang lebih hidup, produktif, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat. Pemerintah berharap gerakan penghijauan terus berlanjut melalui sinergi pemerintah, komunitas petani, dan masyarakat luas.(RE)

error: Content is protected !!