Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
IMG-20260227-WA0012
Pangkalpinang

Resmikan Rumah Tahfiz Az-Zikra, Dessy Ayutrisna: Warga Binaan Harus Bangkit dan Mandiri

×

Resmikan Rumah Tahfiz Az-Zikra, Dessy Ayutrisna: Warga Binaan Harus Bangkit dan Mandiri

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memperkuat pembinaan spiritual warga binaan. Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, meresmikan Rumah Tahfiz Az-Zikra di Lapas Perempuan kjelas III Kota Pangkalpinang, Rabu (4/3/2026).

Dalam sambutannya, Dessy mengaku terkesan dengan upaya Lapas Perempuan menghadirkan ruang pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

admin-ajax.png

“Kami sangat mengapresiasi sudah adanya Rumah Tahfiz ini. Harapannya, warga binaan tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga secara rohani. Ini menjadi bekal agar mereka lebih solehah, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembinaan di dalam lapas harus menjadi titik balik kehidupan, bukan akhir dari segalanya. Karena itu, ia berpesan agar para warga binaan tidak kehilangan semangat.

“Jangan putus asa, terus semangat. Di sini banyak pelatihan yang diberikan, mulai dari selendang batik, make up, hingga hidroponik. Ilmu ini harus dimanfaatkan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nanti,” pesannya.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham, Gunawan, menyampaikan bahwa kehadiran Wakil Wali Kota menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap proses pembinaan di lapas.

“Ini adalah perhatian luar biasa dari Pemerintah Kota Pangkalpinang. Kehadiran Bu Wakil sangat memotivasi warga binaan, khususnya perempuan,” katanya.

Saat ini, jumlah warga binaan di Lapas Perempuan mencapai 108 orang, dengan mayoritas kasus narkotika. Meski begitu, ia memastikan program pembinaan berjalan baik dan terarah.

Wakil Wali Kota juga meninjau langsung berbagai kegiatan kemandirian, seperti sulaman, kerajinan tangan, serta hidroponik. Bahkan, dapur lapas tak luput dari perhatian.

“Beliau melihat langsung dapur kami dan mengapresiasi kebersihannya. Menu yang disajikan juga tidak kalah dengan yang ada di luar,” ungkap Gunawan.

Di sisi lain, Gunawan mengakui kondisi gedung lapas masih tergolong minimalis dan sempit. Namun, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Untuk saat ini masih memadai dan mencukupi. Ke depan tentu ada harapan pengembangan gedung, tapi yang terpenting pembinaan tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Peresmian Rumah Tahfiz Az-Zikra ini menjadi simbol penguatan pembinaan spiritual di Lapas Perempuan Kota Pangkalpinang, sekaligus harapan baru agar warga binaan mampu bangkit, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat dengan bekal iman serta keterampilan. (RE)

error: Content is protected !!