Pangkalpinang,nidianews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapat bantuan pembangunan rumah layak huni pada tahun 2026. Satu rumah milik Usman warga Kelurahan Air Kepala Tujuh Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang.
Pembangunan rehab rumah layak huni merupakan bagian dari program pengembangan dan pengembangana masyarakat (PPM) melalui dukungan perusahaan PT Mitra Stania Bemban
tergabung dalam PT Arsari Tambang.
Peresmian dan penyerahan kunci rumah layak huni oleh walikota Pangkalpinang Prof Dr H Saparudin, Selasa 22 September 2026.
Walikota Pangkalpinang Prof Saparudin mengatakan bahwa ini merupakan yang luar biasa merupakan bantuan CSR PT Mitra Stania tergabung PT Arsari Tambang yang tidak beroperasi di Kota Pangkalpinang.
“Terima kasih kepada jajaran pimpinan PT Arsari Tambang, atas bantuannya rumah layak huni yang kita resmikan pagi ini,” ungkap Walikota saat melakukan penyerahan kunci rumah di Kelurahan Air Kepala Tujuh Pangkalpinang.
Menurut Prof Saparudin, bahwa PT Arsari Tambang juga ada bantu pembangunan dua toilet. Yaitu di Taman Dealova dan di Tamansari merupakan toilet umum untuk masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.
Bahkan kata walikota, juga ada bantu masjid dan gereja.
“Kami Pemerintah Kota mengucapkan terima kasih, dan juga mewakili masyarakat Pangkalpinang, khususnya masyarakat yang mendapatkan bantuan-bantuan ini,” ujarnya.
Prof Saparudin mengemukakan agar tahun 2027 dapat bantuan lagi dari CSR perusahaan.
Walikota memberikan apresiasi dukungan dari perusahaan yang ikut membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Dikemukakan Prof Saparudin bahwa rumah layak huni bukan sekedar bangunan, tetapi menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga khususnya anak-anak untuk tumbuh dan belajar.
“Baitii Jannatii, Rumahku adalah istanaku, surgaku. Jadikanlah rumah ini menjadi rumah yang bermanfaat, terutama untuk anak-anak bisa belajar lebih baik, tempat itu juga bisa mengurus rumah dengan baik,” jelasnya.
Saparudin berharap kolaborasi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan bantuan perbaikan maupun pembangunan rumah.
Disisilain Kepala Dinas Perkim Kota Pangkalpinang B Suharto menjelaskan. bahwa pembangunan satu rumah itu menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha dan masyarakat dalam menangani kebutuhan rumah layak huni.
Menurut Suharto, masih terdapat ribuan rumah yang membutuhkan perhatian dan penanganan di Kota Pangkalpinang.
“Hari ini satu rumah dari sekitar 2.697 rumah yang masih perlu dibantu sudah selesai melalui dukungan CSR,” katanya.
Ditambahkan Suharto, penanganan rumah tidak layak huni dilakukan melalui berbagai sumber pembiayaan.
Dimana kata Suharto selain bantuan CSR, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mengalokasikan APBD untuk pembangunan rumah layak huni.
Pada kesempatan itu juga, Suharto mengemukakan pemerintah pusat turut mendukung.
“Dari usulan yang disampaikan ada sebanyak 327 unit diajukan dan sebagian di antaranya telah selesai maupun masih dalam proses penyelesaian,” ungkap Suharto.
Dijelaskan Suharto, bahwa ini menunjukkan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan CSR bisa bersinergi dan berkolaborasi u tuk menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat.
Menurut Suharto, dukungan PT Mitra Stania Bemban tidak hanya diwujudkan melalui bangunan rumah.
Namun sejumlah fasilitas publik di Pangkalpinang juga mendapatkan dukungan melalui program CSR termasuk fasilitas sanitasi serta sarana rumah ibadah.
Peresmian dan penyerahan kunci rumah dihadiri Wakil Walikota Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna, Kepala Dinas Perkim Pangkalpinang Suharto, Kepala Satker Perumahan dan Perkim, pejabat eselon II, kepala OPD, Manajer PT Asari
M Suyudi, Supervisor Arsari Tambang Erwin, Camat Gerunggang, Lurah Air Kepala Tujuh serta RW/RT se kelurahan Air Kepala Tujuh dan masyarakat.(AS)














