Bangka, nidianews.com – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 resmi dimulai pada Selasa, 21 April 2026. Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pelaksanaan ujian dipusatkan di Universitas Bangka Belitung (UBB) dengan dua lokasi, yakni di lingkungan kampus UBB dan di Belitung.
Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, menegaskan bahwa proses seleksi SNBT dilakukan secara nasional dengan sistem yang objektif dan transparan. Seluruh data peserta direkam secara terpusat, sehingga proses pemeriksaan hingga perangkingan tidak dilakukan oleh pihak kampus.
“Proses seleksi bersifat objektif karena data direkam secara nasional. Pemeriksaan dan perangkingan dilakukan oleh panitia pusat, bukan oleh UBB,” jelas Prof. Ibrahim, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, SNBT merupakan seleksi lintas nasional yang memberikan keleluasaan bagi peserta untuk memilih lokasi ujian maupun perguruan tinggi tujuan. Meski demikian, sebagian besar peserta tetap memilih mengikuti ujian di UBB.
“Peserta yang ikut ujian di UBB belum tentu memilih kuliah di UBB. Begitu juga sebaliknya,” katanya.
Untuk hasil seleksi, lanjutnya, nama-nama peserta yang lulus akan diumumkan berdasarkan perangkingan sesuai kuota yang telah ditetapkan.
Sebagai panitia daerah, UBB hanya bertugas menyelenggarakan ujian dan menerima hasil akhir dari panitia pusat. Prof. Ibrahim juga menegaskan bahwa seluruh proses berjalan secara kredibel tanpa adanya praktik titip-menitip.
“Kami pastikan tidak ada titip-menitip. Semua hasil murni dari sistem pusat dan kami hanya menerima hasil yang sudah dirangking,” tegasnya.
Dari sisi jumlah peserta, SNBT tahun 2026 di UBB mengalami peningkatan peminat sebesar 10,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pendaftar mencapai 5.078 peserta, sementara daya tampung UBB hanya 1.287 kursi, dengan rasio persaingan sekitar 1:5.
Ia juga menyebutkan bahwa tingkat keketatan berbeda di setiap program studi, tergantung jumlah peminat dan kuota yang tersedia.
Menutup pernyataannya, Prof. Ibrahim mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti ujian secara jujur.
“Kerjakan soal dengan maksimal, jaga kondisi tubuh, dan jangan lupa sarapan agar tetap fokus saat ujian,” pesannya.
Selain itu, pihak UBB juga memastikan pengawasan ketat selama pelaksanaan ujian guna mencegah kecurangan, termasuk penggunaan joki.
“Pengawas sudah dibekali sistem yang mampu mengidentifikasi potensi kecurangan. Kami ingin proses seleksi ini benar-benar bersih dan objektif,” pungkasnya.(AS)














