Example floating
Example floating
IMG-20260522-WA0310
Pangkalpinang

Perkuat Sinergi Program Keluarga, BKKBN Babel dan TP PKK Bahas Pembaruan Nota Kesepahaman

×

Perkuat Sinergi Program Keluarga, BKKBN Babel dan TP PKK Bahas Pembaruan Nota Kesepahaman

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pertemuan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar pada Selasa (2/6/2026).

Pertemuan yang diinisiasi oleh Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan ini menjadi momentum strategis untuk membahas pembaruan Nota Kesepahaman antara BKKBN dan TP PKK sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana serta berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN.

admin-ajax.png

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bunda Noni Hidayat Arsani, jajaran pengurus TP PKK Provinsi, perwakilan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta tim dari Perwakilan BKKBN Babel.

Ketua Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan, Utiwi Dardini, memaparkan berbagai program prioritas yang menjadi fokus kerja sama ke depan. Selain Program Bangga Kencana, pembahasan juga mencakup penguatan kolaborasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sebagai bagian dari upaya edukasi dan pemberdayaan keluarga.

Dalam kesempatan itu, Bunda Noni Hidayat Arsani menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara terpadu.

Menurutnya, TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam menggerakkan keluarga hingga ke tingkat akar rumput, sehingga diperlukan keselarasan langkah dengan organisasi perangkat daerah maupun BKKBN.

“Harmonisasi dan sinergitas menjadi kunci tercapainya tujuan. PKK hadir sebagai penggerak di garda keluarga, sementara OPD dan Perwakilan BKKBN hadir dengan data, kebijakan, dan sumber daya. Jika iramanya sama, hasilnya pasti berlipat,” ujar Bunda Noni.

Ia menambahkan, kader-kader PKK akan terus diperkuat perannya dalam melakukan deteksi dini, konseling, hingga rujukan terhadap berbagai persoalan keluarga. Sementara BKKBN diharapkan dapat memastikan ketersediaan data keluarga yang akurat serta pendampingan teknis yang berkelanjutan agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran.

Sementara itu, DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dukungannya terhadap berbagai program prioritas yang dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan pelaksanaan Program GENTING dengan melibatkan forum Corporate Social Responsibility (CSR) di tingkat kabupaten dan kota.

Skema kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas partisipasi berbagai mitra pembangunan dalam mendukung upaya pencegahan stunting, sebagaimana yang mulai berjalan secara masif di Kabupaten Bangka Tengah.

Melalui pertemuan ini, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap sinergi bersama TP PKK semakin kuat dan berkelanjutan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat mempercepat capaian Program Bangga Kencana serta mendukung terwujudnya keluarga berkualitas, sehat, dan sejahtera di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(RE)

error: Content is protected !!