Scroll untuk baca artikel
banner promo atas.png
Example floating
Example floating
Banner 2
Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin Targetkan 13 Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Warga

×

Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin Targetkan 13 Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com-Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin menghadiri Undangan Acara Launching 1061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden Republik Indonesia melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM, Dinas Kominfo, serta Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

admin-ajax.png

Usai mengikuti launching, Prof Saparudin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung penuh program Presiden dalam penguatan koperasi berbasis masyarakat sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Program-program Bapak Presiden untuk mendirikan koperasi-koperasi di Kota Pangkalpinang sangat luar biasa. Tahun ini target kita ada 13 koperasi di Kota Pangkalpinang,” ujar Prof Saparudin.

Ia menjelaskan, koperasi yang dibentuk nantinya akan menjadi pusat penjualan sekaligus wadah penampungan produk-produk UMKM lokal agar mampu bersaing dan berkembang di tengah masyarakat.

“Ini ada gudang dan pusat penjualan, makanya ditempatkan di lokasi strategis supaya hasil-hasil UMKM bisa ditampung di koperasi ini,” katanya.

Menurutnya, sektor perdagangan menjadi potensi utama yang akan lebih dahulu dioptimalkan melalui Koperasi Merah Putih. Kehadiran gerai koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

“Yang paling potensial tentu sektor perdagangan karena mereka juga punya gerai penjualan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain fokus pada perdagangan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan menyinergikan koperasi dengan berbagai program pemerintah daerah, termasuk pengelolaan sampah melalui TPS 3R hingga program makan gratis.

“Koperasi ini nanti kita sinergikan juga dengan program-program pemerintah kota supaya bisa berkiprah mendukung program Presiden dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mendukung keberlanjutan koperasi, Pemkot Pangkalpinang juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengurus koperasi melalui berbagai pelatihan manajemen.

“Kami akan siapkan pelatihan manajemen produksi, operasional, pemasaran hingga keuangan agar SDM koperasi benar-benar siap mengelola usaha dengan baik,” ujarnya.

Prof Saparudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat optimistis terhadap perkembangan Koperasi Merah Putih karena dinilai selaras dengan visi pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

“Ini program hebat dan kita sangat antusias karena koperasi berbasis masyarakat sangat inline dengan visi-misi kita untuk memberdayakan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebutkan, saat ini koperasi telah terbentuk di seluruh 42 kelurahan di Kota Pangkalpinang. Pemerintah kota pun telah menjalin kerja sama dengan Askrindo pusat dalam mendukung pembinaan koperasi.

“Kami sudah melakukan MoU dengan Askrindo pusat untuk mendukung pelatihan dan pengembangan koperasi di Pangkalpinang,” tuturnya.

Sebagai langkah awal penguatan koperasi, Pemkot Pangkalpinang akan mendorong produk-produk UMKM lokal agar dapat dipasarkan melalui koperasi yang telah dibentuk.

“Kita ingin produk-produk UMKM masyarakat bisa masuk dan berkembang melalui koperasi sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.(RE)

error: Content is protected !!