Example floating
Example floating
Desain tanpa judul.png
banner 3
Pangkalpinang

Wali Kota Saparudin: Penghargaan Kalpataru Alobi Foundation Jadi Kebanggaan Pangkalpinang dan Inspirasi Penyelamat Lingkungan

×

Wali Kota Saparudin: Penghargaan Kalpataru Alobi Foundation Jadi Kebanggaan Pangkalpinang dan Inspirasi Penyelamat Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com — Penghargaan Kalpataru Adya 2026 yang diraih Alobi Foundation disambut penuh kebanggaan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang. Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menggelar acara syukuran dan ramah tamah bersama jajaran Alobi Foundation di Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Minggu (21/6/2026).

Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup tersebut merupakan hasil dari dedikasi panjang, kerja keras, dan konsistensi yang ditunjukkan Alobi Foundation selama bertahun-tahun.

admin-ajax.png

Menurutnya, capaian tersebut tidak datang secara instan, melainkan melalui perjuangan yang terus dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi satwa, hingga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Saya mengikuti perjalanan Alobi Foundation dan Langkasani sejak lama. Mereka bekerja dengan penuh ketulusan, konsisten, dan tidak pernah berhenti memperjuangkan lingkungan. Kalpataru ini adalah puncak dari perjuangan panjang tersebut,” ujar Saparudin.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Pangkalpinang merasa memiliki keterikatan emosional dengan Alobi Foundation karena organisasi tersebut berdomisili di Pangkalpinang meskipun aktivitasnya menjangkau wilayah Bangka Belitung hingga Sumatera Selatan.

“Alobi Foundation adalah bagian dari Kota Pangkalpinang. Karena itu, prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” katanya.

Saparudin menilai penghargaan tersebut harus menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
Ia mengingatkan bahwa keberlangsungan kehidupan manusia sangat bergantung pada kelestarian alam. Kerusakan lingkungan yang terjadi hari ini akan berdampak langsung terhadap kualitas hidup generasi mendatang.

“Manusia dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kalau alam rusak, maka manusia juga akan merasakan dampaknya. Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan harus terus ditanamkan sejak sekarang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Saparudin juga menyoroti kondisi Bangka Belitung yang memiliki kekayaan sumber daya mineral melimpah. Ia mengakui aktivitas pertambangan memberikan manfaat ekonomi, namun harus diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan yang serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam harus ikut berperan dalam mendukung program-program konservasi dan rehabilitasi lingkungan.

“Pertambangan dan lingkungan harus berjalan seimbang. Kita tidak bisa hanya mengambil manfaat dari alam tanpa memikirkan upaya pemulihannya. Karena itu kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan pegiat lingkungan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Saparudin berharap keberhasilan Alobi Foundation dapat melahirkan lebih banyak pegiat lingkungan baru di Bangka Belitung yang berkomitmen menjaga kelestarian alam dan keanekaragaman hayati.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah menyusun rencana tata ruang baru dan berencana melibatkan komunitas lingkungan dalam proses penyusunannya agar pembangunan kota tetap berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

“Kami ingin pembangunan Kota Pangkalpinang ke depan tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan. Karena itu masukan dari para pegiat lingkungan sangat kami butuhkan,” katanya.

Acara syukuran tersebut berlangsung hangat dan dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang, mitra Alobi Foundation, perwakilan perusahaan, serta komunitas pegiat lingkungan. Momentum itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi Alobi Foundation dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengharumkan nama Bangka Belitung di tingkat nasional.(RE)