Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

594 Ton Beras Digelontorkan ke Pangkalpinang, Saparudin Bidik Kemiskinan dan Inflasi

×

594 Ton Beras Digelontorkan ke Pangkalpinang, Saparudin Bidik Kemiskinan dan Inflasi

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang nidianews.com – Sebanyak 594 ton beras digelontorkan untuk masyarakat Kota Pangkalpinang. Bantuan pangan pemerintah pusat itu menyasar 19.808 Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode Juli-September 2026.

Penyaluran bantuan dilakukan di Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Selasa (8/9/2026). Wali Kota Pangkalpinang Saparudin menegaskan bantuan pangan bukan sekadar pembagian beras, tetapi menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menekan beban ekonomi masyarakat.

admin-ajax.png

Saparudin mengatakan program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan dan penanganan kerawanan pangan.

“Penyaluran bantuan pangan pemerintah pusat ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan sekaligus sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan dan menanggulangi kekurangan pangan,” kata Saparudin.

Tak hanya menyentuh persoalan konsumsi masyarakat, bantuan tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga.

Menurut Saparudin, program bantuan pangan diharapkan ikut membantu mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, sekaligus memberikan perlindungan bagi produsen dan konsumen.

Pemkot Pangkalpinang mencatat total bantuan untuk periode Juli-September mencapai 594.240 kilogram beras yang diperuntukkan bagi 19.808 penerima.

Distribusi bantuan juga menyasar wilayah Kecamatan Bukit Intan. Sebanyak 3.893 PBP di kecamatan tersebut mendapatkan alokasi 116.790 kilogram beras.

Sementara di Kelurahan Semabung Lama, terdapat 717 PBP yang menerima bantuan pangan.

Besarnya alokasi tersebut menunjukkan bahwa bantuan pangan masih menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat.

Saparudin berharap beras yang diterima masyarakat dapat meringankan kebutuhan rumah tangga dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.

“Kami berharap dengan adanya pembagian bantuan pangan ini bermanfaat untuk masyarakat yang menerima,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Dinas Pangan dan Pertanian serta Bulog Cabang Bangka terus mendorong agar program bantuan pangan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang menjadi sasaran.

Bagi pemerintah daerah, stabilitas pangan memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok mengalami tekanan, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terdampak.

Karena itu, penyaluran bantuan beras diharapkan tidak hanya menjadi jaring pengaman sosial, tetapi juga membantu menjaga stabilitas konsumsi masyarakat.

Saparudin pun mengajak seluruh pihak untuk memastikan bantuan pangan tersebut tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Saparudin.

Penyaluran bantuan pangan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, Camat Bukit Intan, Lurah Semabung Lama serta perwakilan Bulog Cabang Bangka.(RE)

banner nidia kcl.png