Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
1770715584014
Pangkalpinang

Gotong Royong di Bandar Primari, Wawako Dessy: Persoalan Sampah Butuh Kesadaran Bersama

×

Gotong Royong di Bandar Primari, Wawako Dessy: Persoalan Sampah Butuh Kesadaran Bersama

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Pangkalpinang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dessy usai mengikuti kegiatan gotong royong di kawasan Bandar Primari, Kelurahan Batin Tikal, Jumat (17/4/2026). Ia menjelaskan, lokasi tersebut merupakan wilayah perbatasan antara Kelurahan Batin Tikal dan Kelurahan Genas yang selama ini menjadi salah satu titik permasalahan sampah.

admin-ajax.png

“Jadi kita gotong royong di Bandar Primari, ini masuk Kelurahan Batin Tikal, letaknya di depan Kelurahan Genas. Ini memang wilayah batas,” ujar Dessy.

Menanggapi persoalan sampah yang masih kerap terjadi, Dessy menyebut pemerintah terus berupaya melakukan penanganan, salah satunya melalui pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TP3ST) dan TP3AS sesuai arahan Wali Kota.

“Pemerintah terus berproses, termasuk sudah berkunjung ke pusat untuk meminta dukungan anggaran. Tapi yang paling penting adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Ia menilai, kebiasaan sebagian warga yang masih membuang sampah di lahan kosong maupun sungai menjadi tantangan tersendiri. Meski petugas rutin melakukan pembersihan, kondisi tersebut kerap terulang kembali.

“Petugas kita sudah membersihkan, tapi kalau masyarakat masih membuang sembarangan, ya akan seperti itu lagi. Jadi ini bukan hanya persoalan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga mulai memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan pembuangan sampah ilegal. Saat ini, baru terdapat dua unit CCTV yang terpasang dengan dukungan dari Bank Sumsel Babel.

“Baru ada dua CCTV, salah satunya di dekat Dealova dan perbatasan Jalan Balitung. Kita harap fasilitas ini bisa dijaga, tidak hilang, dan bisa membantu pengawasan,” jelasnya.

Dessy juga berharap peran media turut membantu mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami mohon dukungan rekan-rekan media untuk terus mengingatkan masyarakat agar lebih sadar menjaga lingkungan,” ujarnya.

Terkait Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang pengelolaan sampah, Dessy menyebut regulasi tersebut sudah ada, namun masih perlu penguatan dalam implementasi di lapangan.

“Perwakonya sudah ada, tapi ini masih akan didiskusikan lagi dengan Pak Wali dan pihak terkait agar lebih efektif, mungkin dari sisi sosialisasi atau penerapannya,” katanya.

Di akhir wawancara, Dessy juga menyinggung proses pemilihan RT/RW yang akan berlangsung di sejumlah kecamatan. Ia berharap momentum tersebut dapat melahirkan pemimpin lingkungan yang mampu menggerakkan masyarakat.

“RT/RW ini ujung tombak di masyarakat. Harapannya bisa membantu pemerintah dalam mengedukasi warga, termasuk soal kebersihan dan lingkungan,” tutupnya.(RE)

error: Content is protected !!