Bangka, nidianews.com – Empat anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Dapil 1 Kecamatan Sungailiat menggelar kegiatan reses di Kantor KONI Sungailiat, Minggu (19/4/2026), sebagai upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat. Beragam persoalan mengemuka, mulai dari kebutuhan peningkatan fasilitas olahraga hingga infrastruktur dasar lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri Mendra Kurniawan, A.Md (Fraksi Gerindra), Firmansyah Levi, S.H., M.H (Fraksi Golkar), Yudistira Angriawan (Fraksi Demokrat), serta Andi Listiyanto, S.IP. Turut hadir Ketua KONI Kabupaten Bangka, Samsul, Wakil Ketua Asnawi, serta pengurus cabang olahraga, tokoh masyarakat, dan warga.
Dalam forum dialog tersebut, insan olahraga menjadi salah satu penyumbang aspirasi terbesar. Mereka menekankan pentingnya dukungan fasilitas dan sarana latihan guna meningkatkan kualitas atlet daerah, terlebih menjelang agenda olahraga tahun 2027.
Salah satu anggota DPRD menyampaikan bahwa kebutuhan tersebut akan menjadi perhatian serius.
“Pembinaan atlet tidak bisa berjalan optimal tanpa didukung fasilitas yang memadai. Ini akan menjadi salah satu prioritas yang kami bahas ke depan,” ujarnya.
Selain itu, rencana pembangunan sekolah sepak bola oleh pihak swasta di Sungailiat turut mencuat. DPRD menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut, namun menekankan perlunya kajian menyeluruh agar program berjalan profesional dan berkelanjutan.
Di luar sektor olahraga, masyarakat juga mengangkat persoalan infrastruktur lingkungan. Warga Parit Padang mengusulkan pembangunan jalan setapak di RT 4 dan RT 7, talud, serta penambahan lampu penerangan jalan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Keluhan serupa juga datang dari warga Kelurahan Kali Tarik yang masih kekurangan penerangan jalan umum. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.
Sementara itu, kerusakan jalan di Jalan Sudirman, tepatnya di depan vihara di wilayah Air Kenanga, juga menjadi sorotan. Warga berharap adanya perbaikan segera karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk menyampaikan keluhan tersebut kepada instansi terkait.
“Kami tetap akan menindaklanjuti aspirasi ini dengan berkoordinasi ke pihak balai jalan nasional agar segera mendapat perhatian,” tegasnya.
Melalui reses ini, DPRD Kabupaten Bangka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam perencanaan pembangunan ke depan. Partisipasi aktif masyarakat pun diharapkan terus terjaga agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran.
“Semua aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan daerah,” pungkasnya.














