Scroll untuk baca artikel
banner promo atas.png
Example floating
Example floating
1770715584014
Pangkalpinang

Sambut Kajari Baru, Wali Kota Pangkalpinang Ajak Perkuat Sinergi dan Atasi Tantangan Daerah

×

Sambut Kajari Baru, Wali Kota Pangkalpinang Ajak Perkuat Sinergi dan Atasi Tantangan Daerah

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wali Kota Pangkalpinang Saparudin menggelar malam ramah tamah bersama jajaran Kejaksaan Negeri Pangkalpinang di rumah dinas wali kota, Senin malam (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang penyambutan bagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru bertugas di Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Saparudin menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kajari yang baru, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk terus memperkuat sinergi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

admin-ajax.png

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Pangkalpinang, kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran Bapak Kajari. Kehadiran ini tentu menjadi semangat baru bagi kami untuk terus membangun kota ini bersama Forkopimda,” ujarnya.

Saparudin juga menggambarkan keakraban yang telah terjalin di antara pimpinan daerah di Pangkalpinang, termasuk dengan Kapolres dan Dandim. Ia bahkan sempat berkelakar menyebut kedekatan tersebut sebagai satu “frekuensi” dalam kebersamaan, yang selama ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah.

Pada kesempatan itu, ia turut memperkenalkan istrinya, Susanti, yang menjabat sebagai Ketua PKK Kota Pangkalpinang, serta berharap adanya sinergi antara para pendamping pimpinan daerah dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Saparudin memaparkan profil Pangkalpinang sebagai kota jasa dan perdagangan dengan jumlah penduduk sekitar 244 ribu jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan dan 42 kelurahan. Ia menyebut, aktivitas ekonomi di Pangkalpinang cukup dinamis, bahkan hingga malam hari, didukung kondisi keamanan yang kondusif.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah kota, di antaranya tingkat pengangguran yang masih berada di angka 5,72 persen, sedikit di atas rata-rata nasional.

“Meski demikian, Indeks Pembangunan Manusia kita sudah berada di angka 80 lebih, dan ini menunjukkan kualitas pendidikan serta kesehatan masyarakat kita cukup baik,” katanya.

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah, seperti masuk dalam kategori kinerja tinggi dan berada di peringkat ke-23 secara nasional, serta meraih penilaian terbaik Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di sisi lain, persoalan aset daerah yang belum tersertifikasi masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah kota menargetkan sertifikasi ratusan aset dalam dua tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga menyoroti persoalan inflasi yang dipengaruhi tingginya ketergantungan pasokan bahan pokok dari luar daerah, seperti dari Palembang, Jakarta, hingga wilayah Bengkulu.

“Hampir seluruh kebutuhan pokok kita didatangkan dari luar. Kendala utama ada pada transportasi, khususnya proses bongkar muat di Pelabuhan Pangkalbalam yang bisa memakan waktu hingga 8 sampai 10 hari. Ini berdampak pada kenaikan harga barang,” jelasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah kota bersama pemerintah provinsi berencana mengembangkan pelabuhan baru guna memperlancar distribusi logistik dan menekan inflasi.

Menutup sambutannya, Saparudin berharap Kajari yang baru dapat memberikan arahan dan pendampingan kepada pemerintah daerah agar seluruh program pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum.

“Kami berharap dukungan dan masukan dari Bapak Kajari serta seluruh Forkopimda, agar Pangkalpinang ke depan semakin baik dan maju,” tutupnya.(RE)

error: Content is protected !!