Pangkalpinang, nidianews.com – Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna menghadiri sekaligus meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan (STIMULUS) Tahun Ajaran 2025/2026 untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Pangkalpinang.
Peluncuran aplikasi yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang tersebut menjadi langkah awal transformasi digital layanan pendidikan di Kota Pangkalpinang. Melalui aplikasi STIMULUS, para siswa dapat mengakses hasil kelulusan secara daring tanpa harus datang ke sekolah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Saparudin mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan dunia pendidikan, termasuk kreativitas yang ditunjukkan SMP Negeri 10 Pangkalpinang melalui kegiatan Festival Budaya Nusantara yang digelar pada hari yang sama.
Menurutnya, setiap kelas yang mengangkat tema budaya Nusantara merupakan bentuk kreativitas dan inovasi yang patut diapresiasi serta menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa.
“Inovasi dan kreativitas sangat penting. Anak-anak kita hari ini harus diajarkan berpikir, bertindak, berkreasi dan berinovasi. Jangan terlalu sering membatasi mereka dengan kata-kata yang membuat mereka ragu terhadap kemampuannya. Berikan semangat agar mereka dapat menemukan jati diri dan potensi terbaiknya,” ujar Saparudin.
Ia menekankan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan prestasi siswa melalui berbagai kegiatan, baik kurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler.
“Semakin banyak kegiatan positif yang dilaksanakan di sekolah, baik dari kepala sekolah, guru maupun siswa, maka semakin besar peluang anak-anak kita menemukan bakat dan jati dirinya. Ini yang akan menjadi bekal mereka untuk meraih prestasi di masa depan,” katanya.
Terkait peluncuran aplikasi STIMULUS, Saparudin menyebut inovasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan konsep Smart City yang terus didorong Pemerintah Kota Pangkalpinang.
“Kalau zaman dulu pengumuman kelulusan ditempel di papan pengumuman sekolah. Sekarang anak-anak bisa melihat hasilnya secara online dari rumah. Ini tentu lebih praktis, aman, dan memudahkan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh siswa yang menerima hasil kelulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke SMA, SMK, Madrasah Aliyah maupun lembaga pendidikan lainnya sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Lebih lanjut, Saparudin menyatakan bahwa aplikasi STIMULUS merupakan langkah awal digitalisasi layanan pendidikan yang nantinya akan terus dikembangkan.
“Kami berharap ke depan akan lahir aplikasi-aplikasi pendidikan lainnya sehingga masyarakat semakin mudah mengakses berbagai informasi dan layanan pendidikan di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Saparudin juga memberikan apresiasi kepada SMP Negeri 10 Pangkalpinang yang dinilainya memiliki lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan tertata dengan baik.
“Saya merasakan sekolah ini sangat nyaman, sangat bersih dan rapi. Ini menjadi nilai tambah yang luar biasa. SMP Negeri 10 memiliki banyak prestasi dan layak menjadi pilihan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya,” katanya.
Peluncuran aplikasi STIMULUS menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis digital sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.{RE)















