Pangkalpinang, nidianews.com – Kelompok musik Cantabile Ethnic Ensemble bersiap membawa karya seni dari Pangkalpinang ke Zhengzhou, China. Sebelum keberangkatan, kelompok yang beranggotakan 10 orang tersebut menggelar konser pamit di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (9/10/2026) malam.
Konser tersebut menjadi momentum bagi para pelaku seni untuk menampilkan karya sekaligus memperoleh dukungan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang sebelum menjalani agenda di luar negeri.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin menyampaikan apresiasi kepada Cantabile Ethnic Ensemble. Ia berharap kesempatan tersebut dapat memperluas pengalaman para anggota sekaligus mendorong perkembangan seni musik di daerah.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat dan sukses untuk grup musik ini dan juga sembilan grup lainnya,” kata Saparudin dalam sambutannya.
Saparudin menjelaskan, pada 2026 terdapat 10 kelompok seni dan budaya di Pangkalpinang yang menerima bantuan Dana Indonesia Raya dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika hanya satu kelompok yang memperoleh bantuan.
Menurut dia, dukungan tersebut membuka peluang bagi para pelaku seni untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat karya, dan melestarikan kebudayaan lokal.
Ia juga mengapresiasi Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang yang aktif mendorong kelompok seni dan budaya agar mengajukan proposal untuk mendapatkan pendanaan.
Saparudin menilai, potensi kesenian di Pangkalpinang cukup besar. Tantangannya adalah bagaimana mengolah gagasan kreatif menjadi program yang terstruktur dan dituangkan dalam proposal yang mampu menunjukkan nilai inovasi serta kekhasan budaya daerah.
“Sebetulnya kreasi mereka banyak. Cuma kreasinya itu perlu diolah, ditulis dalam sebuah proposal usulan, sehingga reviewer di kementerian melihat ada unsur kreativitas, inovasi, dan seni budaya lokal yang ada di Bangka Belitung,” ujarnya.
Ia berharap pendampingan terhadap komunitas seni terus diperkuat agar lebih banyak kelompok memperoleh kesempatan mengakses pendanaan kebudayaan pada tahun berikutnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, juga berharap bantuan yang diterima sembilan kelompok lainnya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kegiatan seni dan budaya, baik di lingkungan komunitas maupun bagi masyarakat secara luas.
Keberangkatan Cantabile Ethnic Ensemble ke Zhengzhou menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Dari 10 anggota yang akan berangkat, beberapa di antaranya masih berstatus pelajar SMA.
Partisipasi generasi muda dalam kelompok musik itu turut menunjukkan pentingnya ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas di bidang seni.
Melalui dukungan pendanaan kebudayaan dan kesempatan tampil di luar negeri, para pelaku seni Pangkalpinang diharapkan dapat terus mengembangkan karya sekaligus memperkenalkan identitas budaya Bangka Belitung kepada khalayak yang lebih luas.(RE)














