Pangkalpinang, nidianews.com – Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengapresiasi bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Yayasan Rudi Center. Kegiatan yang berlangsung di RSUD Depati Hamzah, Senin (26/10/2026), menyasar sekitar 600 pasien dari Pangkalpinang dan sejumlah kabupaten di Bangka Belitung.
Saparudin mengatakan, kegiatan yang telah memasuki tahun kesembilan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata, khususnya warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rudianto Tjen melalui Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Saparudin saat menghadiri pembukaan kegiatan.
Menurut dia, pelayanan operasi katarak gratis tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat lintas daerah. Selain membantu pasien mendapatkan penanganan medis, kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga yang mengalami gangguan penglihatan.
Saparudin mengungkapkan, masih ada masyarakat yang membutuhkan operasi katarak, tetapi mengurungkan niat karena takut menjalani tindakan medis. Kekhawatiran tersebut, kata dia, antara lain dipengaruhi pengalaman masa lalu mengenai operasi katarak yang dianggap menyakitkan.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu memeriksakan kesehatan mata dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat.
“Banyak yang sebenarnya ingin ikut, tetapi masih takut karena pengalaman masa lalu. Namun, menurut dokter, sekarang operasi katarak sudah lebih mudah dan tidak seperti yang dibayangkan,” ujarnya.
Saparudin berharap seluruh pasien yang menjalani operasi mendapatkan kelancaran dan keselamatan selama proses tindakan medis. Ia juga berharap pemulihan penglihatan dapat membantu pasien kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.
“Harapan kita, setelah operasi ini, mata masyarakat menjadi lebih terang dan mereka bisa kembali bekerja dengan lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga menyampaikan apresiasi kepada tim dokter dari Rumah Sakit Cicendo dan Perhimpunan Dokter Mata Indonesia yang turut memberikan pelayanan kepada masyarakat Bangka Belitung.
Ia menilai keterlibatan tenaga medis dan dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan sosial yang membutuhkan sumber daya serta biaya besar tersebut.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, menyampaikan terima kasih kepada Rudianto Tjen, Yayasan Rudi Center, dan PDI Perjuangan atas penyelenggaraan bakti sosial tersebut.
Melalui kegiatan ini, masyarakat yang mengalami katarak diharapkan memperoleh akses penanganan medis yang lebih mudah sehingga gangguan penglihatan tidak terus menghambat produktivitas dan kualitas hidup mereka. {RE)














