Pangkalpinang, nidianews.com – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat edukasi investasi emas kepada masyarakat untuk memperluas pemahaman tentang instrumen investasi sekaligus mencegah kerugian akibat penawaran investasi ilegal.
Area Manager BSI Palembang, Adi Putro Maryono, mengatakan literasi keuangan menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki alternatif investasi yang dapat dipahami karakteristik dan risikonya sebelum mengambil keputusan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Seminar Eksklusif Ngopi Emas (Ngobrol Pintar Investasi Emas) di Grand Safran Hotel, Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026).
“Kami ingin memberikan alternatif investasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat punya pilihan instrumen investasi yang aman, yang wajar bagi hasilnya, sehingga tidak terjebak dari investasi-investasi yang tidak resmi yang merugikan masyarakat,” kata Adi.
Menurut dia, BSI akan terus menggencarkan kegiatan literasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin mengenal berbagai produk investasi emas yang ditawarkan perbankan syariah.
Produk yang diperkenalkan mencakup cicil emas, gadai emas, dan tabungan emas. Ketiga produk tersebut memiliki karakteristik dan mekanisme berbeda sehingga masyarakat perlu memahami ketentuan masing-masing sebelum memilih sesuai kebutuhan keuangan.
Adi menegaskan, edukasi kepada masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seminar. BSI berencana melanjutkan sosialisasi secara berkelanjutan agar informasi mengenai produk keuangan dapat menjangkau lebih banyak kalangan.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas. Pasalnya, pemahaman yang memadai menjadi salah satu bekal bagi masyarakat untuk menilai kewajaran penawaran investasi dan menghindari skema yang berpotensi merugikan.
Dalam kesempatan itu, Adi turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap kegiatan literasi investasi emas tersebut. Kehadiran unsur pemerintah daerah dinilai menjadi dukungan bagi upaya meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat.
Melalui program Ngopi Emas, BSI berharap masyarakat tidak hanya mengenal pilihan investasi berbasis emas, tetapi juga semakin cermat dalam mengambil keputusan keuangan dengan mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, ketentuan produk, dan risiko yang menyertainya.(RE)














