Pangkalpinang, nidianews.com – Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Untuk mendukung hal tersebut, PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat kontribusinya melalui berbagai program pendidikan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana hingga pengembangan kompetensi peserta didik.
Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT TIMAH berupaya menghadirkan dukungan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan sarana dan prasarana, tetapi juga pengembangan kompetensi peserta didik di Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.
Berbagai bentuk dukungan pun dihadirkan untuk membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Beasiswa pendidikan dari berbagai jenjang, peningkatan sarana dan prasana pendidikan, pelatihan guru hingga fasilitasi pelajar untuk mengikuti berbagai kompetisi.
Program beasiswa pendidikan melalui Pemali Boarding School telah melahirkan 958 alumni dari tahun 2000 hingga 2026. PT TIMAH memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui sistem pendidikan berasrama.
Di lingkungan sekolah dan asrama, para peserta didik tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga dibina untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta karakter positif.
Kehadiran Pemali Boarding School menjadi salah satu upaya membuka kesempatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik tanpa terhalang keterbatasan ekonomi.
Komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui program Timah Mengajar. Program ini menyasar tenaga pendidik melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi guru. Sebab, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh kemampuan para pendidik dalam membimbing dan mengembangkan potensi peserta didik.
Baru-baru ini PT TIMAH juga memberikan dukungan bagi sektor pendidikan di Bangka Selatan khususnya masyarakat yang terdampak bencana kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung dengan menyerahkan bantuan ratusan paket perlengkapan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PT TIMAH. Menurutnya, bantuan berupa sepatu, seragam pramuka, dan alat tulis tersebut sesuai dengan kebutuhan anak-anak terdampak kebakaran.
“Sebanyak 210 paket bantuan disiapkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak dari berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas yang diberikan PT TIMAH,” ucapnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu memulihkan semangat belajar sekaligus memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut meskipun sedang menghadapi situasi sulit.
Salah satu siswa penerima manfaat program Beasiswa PT TIMAH di SMAN 1 Pemali
Kirana, siswi asal Selat Nasik, Kabupaten Belitung.
“Cita-cita saya ingin menjadi guru. Saya ingin belajar lebih banyak dan mendapatkan lingkungan yang bisa membantu saya berkembang salah satunya melalui program Kelas Beasiswa PT TIMAH,” ujarnya.
Kirana berharap program Kelas Beasiswa PT TIMAH dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak anak-anak berprestasi dari keluarga sederhana memiliki kesempatan mengenyam pendidikan terbaik.
Harapan serupa disampaikan Nindy Syahputri, siswi asal MTsN Karimun, Kepulauan Riau. Keinginan menjadi pribadi yang mandiri, sukses, dan mampu membanggakan orang tua menjadi alasan terbesarnya mengikuti seleksi.
“Saya ingin lebih fokus belajar, mengembangkan potensi diri, dan suatu hari nanti bisa menjadi guru yang bermanfaat bagi banyak orang. Program ini sangat membantu keluarga kami dan menjadi jalan saya untuk meraih cita-cita,” katanya.
Berbagai dukungan PT TIMAH dalam mendukung pendiidkan merupakan upaya perusahaan dalam membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda, khususnya di wilayah operasional perusahaan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing menuju generasi Emas 2045. (*)
sumber: www.timah.com














