Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

Wakil Wali Kota Pangkalpinang: Paskibraka Harus Berintegritas, Berani, dan Siap Mengabdi untuk Bangsa

×

Wakil Wali Kota Pangkalpinang: Paskibraka Harus Berintegritas, Berani, dan Siap Mengabdi untuk Bangsa

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidak hanya dituntut mahir dalam baris-berbaris, tetapi juga harus memiliki karakter kuat yang berlandaskan integritas, disiplin, keberanian, kepemimpinan, dan jiwa pengabdian kepada bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Dessy saat memberikan pembekalan kepada 36 calon Paskibraka Kota Pangkalpinang pada pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2026.

admin-ajax.png

Menurutnya, tugas Paskibraka jauh lebih luas dibanding sekadar mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Menjadi Paskibraka bukan hanya belajar mengibarkan bendera. Di sini kalian belajar disiplin, integritas, keberanian, kepemimpinan, dan yang paling penting adalah kekompakan. Satu kesalahan anggota akan memengaruhi penampilan seluruh tim,” kata Dessy.

Ia mengingatkan para peserta agar mampu mengendalikan ego pribadi selama menjalani pendidikan dan pelatihan. Sebab, keberhasilan Paskibraka ditentukan oleh kemampuan seluruh anggota bekerja sebagai satu kesatuan.

“Kalian tidak sedang berlomba menjadi yang paling menonjol, tetapi bagaimana seluruh tim tampil sempurna. Itulah makna kebersamaan dalam Paskibraka,” ujarnya.

Dessy menekankan tiga nilai utama yang harus menjadi pegangan setiap anggota Paskibraka, yakni integritas, keberanian, dan pengabdian.

Integritas, kata dia, merupakan modal utama bagi generasi muda untuk selalu bertindak benar dan bertanggung jawab, baik ketika diawasi maupun saat tidak ada yang melihat.

“Di mana pun berada dan apa pun profesinya nanti, integritas harus menjadi pegangan. Dengan integritas, seseorang akan menjalankan tugas secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

Selain itu, ia mengajak para calon Paskibraka memiliki keberanian untuk mengambil sikap yang benar serta berani menjalankan setiap amanah yang diberikan.

Sementara itu, nilai pengabdian dinilai sebagai ruh dari seorang Paskibraka. Menurut Dessy, kebanggaan mengenakan seragam Paskibraka harus diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada bangsa, negara, dan daerah.

“Kalian memang keren karena berhasil lolos menjadi calon Paskibraka. Namun yang lebih penting, tanamkan dalam diri bahwa ini adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya Kota Pangkalpinang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga mengajak peserta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat nasionalisme dan patriotisme, serta membangun empati dan kepedulian terhadap sesama anggota tim.

Ia menambahkan, disiplin merupakan karakter utama yang harus dimiliki calon pemimpin masa depan. Selama 21 hari menjalani pemusatan pelatihan, para peserta akan ditempa untuk tetap konsisten menjaga kedisiplinan, meski menghadapi berbagai tantangan fisik maupun mental.

Di akhir pembekalannya, Dessy menyampaikan apresiasi kepada orang tua, pelatih, dan pamong yang menjadi bagian penting dalam membentuk karakter para calon Paskibraka. Ia berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dan pelatihan dengan baik serta menjadi generasi muda yang siap mengabdi dan menjadi teladan bagi masyarakat. (RE)