Example floating
Example floating
Baru.png
Bangka Tengah

Wihaji Perkuat Peran 1.002 TPK Dukung MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting

×

Wihaji Perkuat Peran 1.002 TPK Dukung MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini

Bangka Tengah, nidianews.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memperkuat peran 1.002 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD sebagai bagian dari upaya nasional mempercepat penurunan stunting.

“Kami mengumpulkan 1.002 kader TPK untuk memastikan tugas baru ini berjalan, yakni mendistribusikan MBG khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD,” kata Wihaji saat kunjungan kerja di Kabupaten Bangka Tengah, Rabu.(5/8/2026)

admin-ajax.png

Menurut dia, TPK tidak hanya bertugas menyalurkan bantuan makanan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada keluarga sasaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi, melakukan pendampingan, serta menghubungkan masyarakat dengan layanan kesehatan.

Wihaji mengatakan Program MBG 3B merupakan implementasi komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi sejak masa seribu hari pertama kehidupan yang menjadi periode paling menentukan kualitas sumber daya manusia.

“Ini merupakan semangat Bapak Presiden Prabowo untuk memastikan pemenuhan gizi sejak masa seribu hari pertama kehidupan. Gizi yang cukup akan membantu anak tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wihaji juga meninjau layanan Tempat Penitipan Anak (TAMASYA) dan Sekolah Lansia di Tamasya Arraisyah Alhams, Kelurahan Berok, Kabupaten Bangka Tengah. Menurut dia, pembangunan keluarga harus dilakukan secara utuh melalui penguatan layanan bagi seluruh kelompok usia.

“Kehadiran Tim Pendamping Keluarga, layanan penitipan anak, dan Sekolah Lansia merupakan wujud pembangunan keluarga yang berkelanjutan. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama mitra pentahelix juga menyerahkan bantuan kepada empat keluarga berisiko stunting, berupa rumah layak huni, bantuan nutrisi, sanitasi, dan jamban sehat sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Kunjungan kerja Menteri Wihaji turut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fazar Supriadi Sentosa, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Melalui penguatan peran TPK dan implementasi Program MBG 3B, pemerintah menargetkan intervensi gizi bagi kelompok rentan dapat semakin efektif sehingga mampu mempercepat penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (*)