Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
1770715584014
Pangkalpinang

Tiga Guru Besar Perempuan Dikukuhkan, Wawako Dessy: Bukti Dunia Akademik Semakin Inklusif

×

Tiga Guru Besar Perempuan Dikukuhkan, Wawako Dessy: Bukti Dunia Akademik Semakin Inklusif

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri peringatan Dies Natalis ke-20 Lustrum ke IV Universitas Bangka Belitung yang dirangkaikan dengan prosesi pengukuhan tiga guru besar, Senin (13/4/2026).


Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung Balai Utama De Universitaria UBB ini dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, akademisi, serta tamu undangan lainnya.

admin-ajax.png


Dalam kesempatan tersebut, Dessy Ayutrisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian civitas akademika UBB, khususnya dengan dikukuhkannya tiga guru besar yang seluruhnya merupakan perempuan.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa dunia akademik semakin inklusif dan memberikan ruang luas bagi perempuan untuk berkontribusi hingga ke jenjang tertinggi keilmuan.

“Ini sangat membanggakan. Tidak hanya laki-laki, tetapi perempuan juga mampu menunjukkan kapasitasnya hingga mencapai jabatan guru besar. Apalagi bidang keilmuan yang diangkat sangat beragam, mulai dari sosial politik, kebencanaan seperti kebakaran, pariwisata, hukum hingga pengembangan sumber daya manusia. Ini tentu sangat bermanfaat untuk kemajuan daerah,” ungkap Dessy.


Lebih lanjut, ia berharap kehadiran para guru besar tersebut mampu memberikan kontribusi nyata melalui riset dan inovasi yang aplikatif bagi masyarakat.


Dessy juga mendorong agar keilmuan yang dimiliki tidak hanya berkembang di lingkungan kampus, tetapi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan pemerintah daerah.


Selain itu, ia membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah dengan pihak kampus, termasuk dalam pengembangan program pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita berharap ke depan ada kolaborasi yang bisa dibangun bersama pemerintah, termasuk kemungkinan kerja sama dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa asli Pangkalpinang. Namun tentu hal ini perlu dibicarakan lebih lanjut dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.


Ia menambahkan, rencana tersebut masih dalam tahap wacana dan akan diselaraskan dengan arahan Wali Kota serta kondisi keuangan daerah.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata Dessy, tetap berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dengan perencanaan yang matang dan terukur.
Momentum Dies Natalis ke-20 ini,

lanjutnya, tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan institusi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat komitmen dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.


Prosesi pengukuhan guru besar pun menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut sebagai simbol pencapaian tertinggi di dunia akademik, sekaligus tonggak penting perjalanan Universitas Bangka Belitung dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (AS)

error: Content is protected !!