Example floating
Example floating
Baru.png
banner 3
Pangkalpinang

Pangkalpinang Siapkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Siswa Kurang Mampu

×

Pangkalpinang Siapkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Siswa Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan program bantuan pendidikan bagi sekitar 1.000 peserta didik dari jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 2026 sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin, mengatakan program tersebut merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah yang diarahkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang untuk memastikan tidak ada anak yang terkendala mengikuti pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

admin-ajax.png

“Program ini meliputi bantuan seragam sekolah, perlengkapan belajar untuk peserta didik PAUD, hingga tabungan pendidikan bagi siswa yang memenuhi persyaratan,” kata Darwin di Pangkalpinang, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, bantuan seragam akan diberikan kepada siswa SD dan SMP, sementara peserta didik PAUD memperoleh bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Selain itu, anak-anak PAUD juga akan menerima perlengkapan belajar seperti buku gambar dan krayon.

Tidak hanya menyasar peserta didik di sekolah formal, pemerintah juga mengalokasikan bantuan tabungan pendidikan bagi anak yang mengikuti pendidikan nonformal, termasuk Anak Tidak Sekolah (ATS) yang kembali mengakses layanan pendidikan.

Menurut Darwin, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data kesejahteraan masyarakat agar tepat sasaran. Persyaratan penerima meliputi masuk dalam kategori desil kesejahteraan, memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dokumen pendukung, terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta belum pernah menerima bantuan beasiswa dari program lain yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.

“Saat ini proses pendataan masih berjalan bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Kami berharap bantuan dapat segera disalurkan setelah seluruh data penerima selesai diverifikasi,” ujarnya.

Selain mengandalkan anggaran pemerintah daerah, Pemkot Pangkalpinang juga menggandeng berbagai lembaga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperluas dukungan terhadap sektor pendidikan.

Dalam waktu dekat, kata Darwin, BPJS Kesehatan juga akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 30 siswa sekolah dasar di Pangkalpinang. Bantuan tersebut diperkirakan berupa tas atau sepatu sekolah.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemerataan layanan pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Melalui program bantuan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semakin banyak anak dapat mengikuti proses belajar dengan baik tanpa terkendala kebutuhan dasar sekolah, sehingga upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah dapat berjalan lebih optimal.(RE)