Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

DLH Pangkalpinang Rutin Gelar Gotong Royong Dua Kali Sepekan, Percepat Penataan Lingkungan Kota

×

DLH Pangkalpinang Rutin Gelar Gotong Royong Dua Kali Sepekan, Percepat Penataan Lingkungan Kota

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggencarkan program gotong royong dua kali dalam sepekan sebagai upaya meningkatkan kebersihan, mempercantik lingkungan, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Kepala DLH Kota Pangkalpinang Fahrizal mengatakan kegiatan gotong royong telah dijadwalkan secara rutin setiap Selasa dan Jumat dengan sasaran yang berbeda.

admin-ajax.png

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat,” kata Fahrizal.

Ia menjelaskan, gotong royong setiap Selasa dilakukan di lingkungan kantor masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), sedangkan pada Jumat dipusatkan di lokasi-lokasi yang membutuhkan penanganan bersama.

“Kalau hari Selasa dilaksanakan di kantor OPD masing-masing, sedangkan hari Jumat dipusatkan di titik-titik tertentu. Untuk pekan ini rencananya di kawasan Pasar Pagi,” ujarnya.

Menurut Fahrizal, program tersebut bertujuan mengajak seluruh ASN berpartisipasi secara langsung menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin seluruh pegawai terlibat langsung membersihkan kawasan yang memang membutuhkan penanganan sehingga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Sejak dilaksanakan sekitar tujuh bulan terakhir, DLH bersama perangkat daerah telah melakukan gotong royong di puluhan lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Kota Pangkalpinang.

“Setiap minggu ada empat kali kegiatan. Jika dihitung selama sekitar tujuh bulan, sudah kurang lebih 28 titik yang kami tangani,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong akan terus berlanjut dengan memprioritaskan kawasan pembuangan sampah liar, fasilitas publik yang kurang terawat, serta ruang terbuka hijau yang membutuhkan penanganan.

Beberapa lokasi yang telah menjadi sasaran antara lain kawasan Menara Air Pasar Pagi dan Tampuk Pinang Pura. Selain membersihkan sampah, petugas juga melakukan pemangkasan rumput serta perawatan pohon untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Di sisi lain, DLH Pangkalpinang juga mulai mempersiapkan pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) sebagai ruang terbuka hijau yang akan ditanami berbagai jenis tanaman buah dan tanaman endemik Bangka Belitung.

“Ke depan kami akan membangun Taman Kehati yang berisi tanaman buah dan tanaman endemik Bangka Belitung sebagai miniatur keanekaragaman hayati daerah. Ini juga merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar setiap daerah memiliki Taman Kehati minimal seluas tiga hektare,” kata Fahrizal. (AS)