Scroll untuk baca artikel
banner nidia kcl.png
Example floating
Example floating
Baru.png
Pangkalpinang

Pernah Jadi Guru, Kini Darwin Titip Harapan dari SMPN 5 Pangkalpinang

×

Pernah Jadi Guru, Kini Darwin Titip Harapan dari SMPN 5 Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com – HUT ke-43 SMP Negeri 5 Pangkalpinang menjadi momen penuh makna bagi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin.

Datang mewakili Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Darwin justru membawa cerita masa lalu sekaligus pesan tentang masa depan sekolah yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

admin-ajax.png

Di hadapan keluarga besar SMP Negeri 5 Pangkalpinang, Rabu (9/9/2026), Darwin mengungkapkan bahwa dirinya pernah berdiri di sekolah tersebut bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai seorang guru.

Ia mengajar di SMP Negeri 5 Pangkalpinang pada 1991 hingga 1993, ketika sekolah itu masih berada pada masa awal perjalanannya.

“Saya pernah sebagai pengajar di sini, tahun 1991, 1992 sampai 1993. Jadi di awal-awal SMP Negeri 5, saya pernah sebagai pendidik di sini,” kata Darwin.

Kini, puluhan tahun berselang, Darwin kembali berdiri di tempat yang sama dengan posisi berbeda.

Namun, pesan yang disampaikannya tetap tentang pendidikan dan generasi penerus.

Darwin mengatakan sekitar dua tahun lagi masa tugasnya akan berakhir. Karena itu, ia berharap estafet pengabdian di bidang pendidikan tidak berhenti, tetapi diteruskan oleh generasi baru.

“Harapannya nanti ada yang menggantikan saya, berdiri di sini. Insyaallah dua tahun lagi kita akan mengakhiri masa tugas kita. Kita doakan ada dari SMP Negeri 5 nantinya,” ujarnya.

Menurut Darwin, usia 43 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah institusi pendidikan.

Lebih dari empat dekade, SMP Negeri 5 Pangkalpinang dinilai telah menjadi salah satu bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia di Kota Pangkalpinang.

“Usia 43 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan. Angka 43 mencerminkan perjalanan panjang, kedewasaan serta konsistensi dalam mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Ia berharap perjalanan tersebut terus menghasilkan alumni yang mampu menorehkan prestasi lebih tinggi.

Darwin bahkan mendorong lahirnya generasi baru yang mampu mengikuti jejak alumni berprestasi seperti Hanta Yuda.

“Harapannya akan lahir lagi Hanta Yuda-Hanta Yuda berikutnya dari SMP Negeri 5,” katanya.

Pesan itu sekaligus menjadi tantangan bagi para siswa. Sekolah, menurut Darwin, bukan hanya tempat memperoleh nilai akademik, tetapi tempat membangun karakter, keberanian dan kemampuan untuk menghadapi masa depan.

Darwin mengingatkan tantangan pendidikan semakin besar di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Karena itu, sekolah harus mampu beradaptasi dan melakukan inovasi tanpa kehilangan nilai-nilai dasar pendidikan.

“Momentum HUT ke-43 ini dapat kita jadikan refleksi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas literasi, numerasi, serta menanamkan nilai-nilai keluhuran kepada seluruh siswa,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata dia, akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pemenuhan sarana prasarana.

Namun, tanggung jawab tersebut tidak dapat dipikul pemerintah seorang diri.

“Kita membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, komite dan masyarakat sekitar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Darwin juga memberikan apresiasi terhadap komite, alumni dan masyarakat yang telah ikut membangun SMP Negeri 5.

Salah satu bukti nyata kolaborasi tersebut adalah berdirinya masjid di lingkungan sekolah.

Menurutnya, keberadaan masjid bukan hanya menambah fasilitas sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan nilai keagamaan para siswa.

“Terima kasih kepada masyarakat, komite serta alumni yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan dan peningkatan mutu sarana prasarana pendidikan, khususnya telah berdirinya sebuah masjid di SMP Negeri 5,” katanya.

Darwin berharap keluarga besar SMP Negeri 5 terus menjaga keharmonisan dan kondusivitas sehingga sekolah dapat berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang semakin baik.

Bagi Darwin, HUT ke-43 SMP Negeri 5 bukan sekadar seremoni bertambahnya usia.

Ada pesan regenerasi yang jauh lebih besar: anak-anak yang hari ini duduk di bangku sekolah harus dipersiapkan untuk menjadi orang-orang yang kelak mengambil tongkat estafet kepemimpinan.

“Jadikan momentum HUT ke-43 ini untuk terus berkontribusi nyata agar ada next generation dan next generation berikutnya dari SMP Negeri 5,” ujar Darwin.(RE)

banner nidia kcl.png