Pangkalpinang, nidianews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang menggelar rapat pertemuan silaturahmi sekaligus evaluasi serta peningkatan pelayanan kesehatan, yang berlangsung di Ruang Betason RSUD Depati Hamzah, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Plt Kepala Dinas Kesehatan Thamrin, Kepala RSUD Depati Hamzah dr. Della, jajaran manajemen rumah sakit, tenaga medis, serta seluruh pegawai RSUD Depati Hamzah.
Kepala RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr. Della, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan tersebut yang menjadi momentum silaturahmi sekaligus evaluasi bersama terhadap pelayanan kesehatan.
“Semoga pertemuan ini membawa berkah bagi kita semua. Hari ini kita berkumpul untuk bersilaturahmi sekaligus mengevaluasi pelayanan kesehatan di RSUD Depati Hamzah,” ujar dr. Della.
Dalam kesempatan itu, dr. Della memaparkan perkembangan RSUD Depati Hamzah sejak berdiri hingga saat ini. Rumah sakit tersebut memiliki luas lahan sekitar 5 hektare dan telah melalui beberapa tahap pembangunan sejak tahun 2017 hingga 2019, termasuk penambahan sejumlah fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.
“Saat ini RSUD Depati Hamzah memiliki 112 tempat tidur dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Target kami pada Februari 2026 mencapai 142 tempat tidur,” jelasnya.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD Depati Hamzah didukung oleh sekitar 42 dokter spesialis, baik berstatus PNS maupun mitra kontrak BLUD, serta sekitar 15 dokter umum yang menunjang pelayanan gawat darurat dan rawat inap. Secara keseluruhan, rumah sakit ini memiliki hampir 600 pegawai, dengan komposisi sekitar 50 persen PNS dan 50 persen pegawai kontrak BLUD, termasuk tenaga medis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.
dr. Della menambahkan, sejak tahun 2020 RSUD Depati Hamzah terus berupaya memperbaiki citra dan meningkatkan mutu pelayanan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.
“Kami bersyukur para dokter spesialis, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan mampu menjaga aset yang telah diberikan pemerintah serta memanfaatkannya secara optimal untuk pelayanan masyarakat, khususnya warga Kota Pangkalpinang,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menegaskan bahwa RSUD Depati Hamzah merupakan rumah sakit rujukan utama dan harus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang.
“Rumah sakit ini menjadi harapan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan setelah dari puskesmas. Karena itu, RSUD Depati Hamzah harus terus meningkatkan kualitas pelayanannya,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran manajemen, tenaga medis, dan paramedis dalam memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan penuh empati kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh tenaga medis yang telah melayani masyarakat dengan penuh kesabaran. Pelayanan kesehatan membutuhkan kerja sama, manajemen yang baik, serta semangat melayani agar masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan RSUD Depati Hamzah terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi mendukung kesejahteraan masyarakat Kota Pangkalpinang. (*)


















