Scroll untuk baca artikel
banner promo atas.png
Example floating
Example floating
Banner 2
Pangkalpinang

LPH LPPOM Bangka Belitung Raih Juara 3 Nasional pada Rakornas LPPOM 2026

×

LPH LPPOM Bangka Belitung Raih Juara 3 Nasional pada Rakornas LPPOM 2026

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, nidianews.com-Lembaga Pemeriksa Halal – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPH LPPOM) Bangka Belitung berhasil meraih penghargaan Juara 3 Tingkat Nasional dalam kategori terbaik Kinerja Proses Sertifikasi Halal atau 3rd Place National Excellent Award.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPPOM se-Indonesia 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada 5–8 Mei 2026.

admin-ajax.png

Rakornas LPPOM MUI 2026 mengusung fokus utama penguatan ekosistem halal terpadu nasional, perluasan jangkauan layanan sertifikasi halal, serta optimalisasi peran Duta Halal hingga tingkat kecamatan dan provinsi guna mempercepat pendampingan sertifikasi halal di daerah.

Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Masyhuril Khamis menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal nasional harus dilakukan secara terintegrasi dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah.

“Upaya memperkuat ekosistem halal nasional harus terus didorong melalui penguatan tata kelola, sumber daya manusia, hingga perluasan layanan sertifikasi ke level daerah,” ujarnya di sela Rakornas.

Menurutnya, percepatan literasi halal dan pendampingan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) menjadi langkah strategis agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh sertifikat halal.

“Perlu ada percepatan informasi dan penguatan gerakan halal sampai ke seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dibutuhkan duta halal yang dapat mendampingi UMK agar segera bersertifikat halal,” tambahnya.

KH Masyhuril menilai keberadaan Duta Halal hingga tingkat kecamatan akan membuat proses pendampingan lebih efektif dan merata karena jaringan layanan dan struktur MUI telah menjangkau tingkat tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Amirsyah Tambunan menyoroti tantangan baru yang dihadapi Lembaga Pemeriksa Halal di tengah meningkatnya persaingan dan tuntutan transparansi publik.

Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola audit, profesionalisme, dan akuntabilitas layanan LPPOM agar tetap menjadi lembaga terpercaya di tengah dinamika industri halal nasional.

Rakornas juga membahas konsep one entity sebagai upaya menyelaraskan sistem kerja antara pusat dan daerah agar standar audit dan layanan halal menjadi lebih seragam dan berkualitas.

Selain itu, Amirsyah mengungkapkan bahwa LPPOM tengah mengembangkan pilot project di tiga provinsi guna memperkuat akses UMKM terhadap bahan baku halal. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung UMKM naik kelas dan mempercepat pertumbuhan industri halal nasional.

Di sisi lain, Cholil Nafis menegaskan bahwa kehalalan produk harus dijaga secara ketat sejak dari bahan baku melalui proses audit yang terstruktur dan berintegritas.

Direktur LPH LPPOM Bangka Belitung, Muhammad Ihsan menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih lembaganya di tingkat nasional tersebut.

Menurut Ihsan, prestasi tersebut menjadi bukti komitmen LPH LPPOM Bangka Belitung dalam meningkatkan kualitas layanan sertifikasi halal yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha, khususnya UMK maupun pelaku usaha menengah dan besar.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim manajemen, auditor, pengelola, dan mitra strategis halal yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.(AS)

error: Content is protected !!