Pangkalpinang, nidianews.com-Keberhasilan LPH LPPOM Bangka Belitung meraih Juara 3 tingkat nasional menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi layanan, memperkuat integritas audit halal, serta memperluas edukasi halal kepada masyarakat.
Pencapaian tersebut juga menjadi bagian penting dalam menyambut kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku sebelum 17 Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung, Prof Dr KH Hatamar Rasyid, Sabtu (9/5/2026).
Prof Hatamar menegaskan, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi LPH LPPOM Bangka Belitung, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sertifikasi halal secara profesional, cepat, dan terpercaya.
“LPH LPPOM Babel berkomitmen mendukung penguatan ekosistem halal nasional serta membantu pelaku UMKM di daerah agar semakin mudah memperoleh sertifikat halal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan LPH LPPOM Babel meraih penghargaan tingkat nasional.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada LPH LPPOM Bangka Belitung atas raihan Juara 3 Nasional dalam Kinerja Proses Sertifikasi Halal,” ungkap Prof Hatamar.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan capaian yang membanggakan bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Ini menjadi bukti bahwa kerja keras, profesionalisme, serta komitmen dalam pelayanan halal telah mendapat pengakuan di tingkat nasional,” jelasnya.
Prof Hatamar berharap penghargaan itu menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan halal dan memperkuat kontribusi LPPOM Bangka Belitung dalam mendukung pengembangan industri halal, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Keberhasilan LPH LPPOM Bangka Belitung meraih penghargaan nasional di tengah agenda besar penguatan ekosistem halal nasional menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sertifikasi halal serta memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung Bangka Belitung sebagai salah satu pusat industri halal,” katanya.
Ia menambahkan, semangat “Dari Bangka Belitung Halal Indonesia untuk Dunia” diharapkan mampu menjadi dorongan bagi seluruh pihak dalam mengembangkan industri halal yang maju dan berdaya saing. (AS)














