Scroll untuk baca artikel
banner promo atas.png
Example floating
Example floating
1770715584014
Advetorial

HUT ke-260 Sungailiat, DPRD Bangka Gelar Paripurna: Dorong Harmoni dan Inovasi Pembangunan

×

HUT ke-260 Sungailiat, DPRD Bangka Gelar Paripurna: Dorong Harmoni dan Inovasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Bangka, nidianews.com – DPRD Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-260 Kota Sungailiat, Senin (27/4/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangka, Jumadi, S.IP, dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Eko Kurniawan, S.Sos., M.Si, Bupati Bangka H. Ferry Insani, S.E., M.M, Wakil Bupati Syahbudin, S.IP., M.Trip, pimpinan DPRD, mantan Bupati Bangka Yusroni Yazid (2008–2013), serta jajaran OPD, camat, lurah, insan pers, dan undangan lainnya.

admin-ajax.png

Ketua DPRD Bangka, Jumadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Sungailiat lahir pada 7 Rabiul Awal 1186 Hijriah atau bertepatan dengan 27 April 1766 Masehi. Pada 27 April 2026 ini, Sungailiat genap berusia 260 tahun.

“Pada momentum ini, kita menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pahlawan dan pendahulu yang telah berjasa membangun Kota Sungailiat,” ujar Jumadi.

Ia juga menyinggung berbagai tantangan global yang turut berdampak ke daerah, seperti ancaman krisis ekonomi akibat konflik internasional yang memicu kenaikan harga energi dan tekanan terhadap ekonomi nasional. Meski demikian, ia mengajak seluruh elemen masyarakat tetap optimis dan bersinergi menghadapi situasi tersebut.

Peringatan HUT ke-260 Sungailiat mengusung tema “Dengan Semangat HUT Kota Sungailiat ke-260 Kita Bangun Bangka dengan Harmoni”. Tema ini menekankan pentingnya keselarasan dalam tata kelola pemerintahan, sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama berkiprah dan bersinergi membangun Kabupaten Bangka sesuai peran dan kewenangan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bangka H. Ferry Insani menyebut usia 260 tahun bukan sekadar angka, melainkan refleksi perjalanan panjang sejarah dan perjuangan para pendahulu.

“Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus merancang langkah ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka telah merumuskan enam program prioritas untuk pengembangan wilayah perkotaan, meliputi pengelolaan persampahan dan air minum terintegrasi, revitalisasi kawasan perdagangan, penataan kawasan Pecinan dan Melayu, pengembangan kawasan industri Jelitik, revitalisasi pasar, serta peningkatan status RSUD Depati Bahrin dari tipe C menjadi tipe B.

Menurutnya, pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media hingga masyarakat.

“Kita harus bekerja lebih lincah, responsif, adaptif, dan inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Eko Kurniawan turut menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur berhalangan hadir. Ia menegaskan, di usia ke-260 tahun, Sungailiat dihadapkan pada tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas SDM hingga pelestarian lingkungan.

“Kota Sungailiat memiliki potensi besar di sektor pariwisata, kelautan, dan ekonomi kreatif yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kearifan lokal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat.

Rapat paripurna ditutup dengan harapan agar Kota Sungailiat terus berkembang menjadi kota yang maju, nyaman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bangka dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(RE)

error: Content is protected !!