Bangka, nidianews.com – Universitas Bangka Belitung (UBB) akan menyambut 2.857 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang digelar selama lima hari, 10-14 Agustus 2026.
PKKMB tahun ini mengusung tema “Bertumbuh dengan Ilmu, Berkarakter melalui Nilai, Berdampak bagi Bangsa”. Peserta terdiri atas mahasiswa baru dari program diploma tiga (D3) dan sarjana.
Berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya, PKKMB 2026 dirancang dengan pembagian kegiatan yang lebih terstruktur untuk memastikan seluruh mahasiswa dapat mengikuti rangkaian pengenalan kampus secara optimal.
Pada hari pertama, seluruh peserta akan mengikuti pembukaan PKKMB yang dilanjutkan dengan penugasan mandiri. Sementara hari kedua dan ketiga diisi dengan kegiatan tingkat universitas yang dibagi menjadi dua gelombang.

Pembagian gelombang dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas tempat kegiatan. Peserta Gelombang 1 dan Gelombang 2 akan mengikuti kegiatan secara bergantian, baik secara luring maupun daring asinkron melalui modul PKKMB pada media atau Learning Management System (LMS) kampus.
Selanjutnya, pada hari keempat dan kelima, mahasiswa baru mengikuti PKKMB di tingkat fakultas dan jurusan sesuai program studi masing-masing.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) UBB Hesty S.Si., M.Pd., mengatakan PKKMB tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai yang menjadi identitas UBB.
“Selain memperkenalkan kampus, tentunya kita juga memperkenalkan visi, misi, kemudian nilai-nilai karakter yang diusung oleh UBB,” ujar Hesty dalam wawancara pada Jumat (31/7/2026).
Menurut dia, pelaksanaan PKKMB tetap mengedepankan aspek edukasi dan pembentukan karakter. Selain materi wajib dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, UBB juga memasukkan materi muatan lokal.

UBB, kata Hesty, menanamkan nilai karakter Mental, Moral, dan Integritas (MMI) sejak mahasiswa baru pertama kali memasuki lingkungan kampus.
“Hal ini bertujuan agar mahasiswa baru tidak hanya mengenal visi-misi kampus dan keunggulan lokal, tetapi juga memiliki fondasi moral serta mental yang kuat dalam menempuh studi,” katanya.
Hesty berharap PKKMB 2026 dapat membantu mahasiswa baru beradaptasi dan bertransisi secara mulus dari pendidikan menengah menuju kehidupan perguruan tinggi.
“Target utamanya adalah membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan non-akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak yang positif, minimal bagi lingkungan sekitarnya dan masyarakat luas,” ujarnya.
Dengan konsep tersebut, PKKMB 2026 diharapkan tidak berhenti pada pengenalan fasilitas dan lingkungan kampus, tetapi menjadi tahap awal pembentukan mahasiswa UBB yang berilmu, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.(*)














