Pangkalpinang, nidianews.com – Kekompakan di lingkungan pemerintahan tidak hanya dibangun melalui rapat dan koordinasi formal. Hal itu ditunjukkan melalui lomba memasak lempah kuning khas Bangka Belitung yang melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Pangkalpinang.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kerja sama, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Hal itu disampaikannya saat membuka lomba memasak lempah kuning dalam rangka HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan di Lapangan BKPSDMD Kota Pangkalpinang, Rabu (4/11/2026).
Sebanyak 36 peserta dari perwakilan DWP OPD dan tujuh kecamatan turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Dessy mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat menjadi sarana membangun hubungan yang lebih erat di lingkungan pemerintahan.
“Di sinilah kita menunjukkan bahwa sebenarnya kita bisa kompak bersama. Ada kebersamaan dan kerja sama antara bapak-bapak dan ibu-ibu, antara kepala OPD dengan perangkatnya, serta antara pemerintah kota dengan seluruh OPD,” ujar Dessy.
Ia menegaskan, kekompakan dan komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, ia berharap kegiatan Dharma Wanita Persatuan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memberikan ruang interaksi positif bagi seluruh anggotanya.

Di sisi lain, Dessy mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya masyarakat Bangka Belitung melalui pelestarian kuliner tradisional, salah satunya lempah kuning.
“Dengan memasak lempah kuning, kita tidak menghilangkan identitas kita sebagai orang Bangka,” katanya.
Ia juga meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif dengan memperhatikan cita rasa, aroma, tampilan, kreativitas, serta kesesuaian dengan karakteristik lempah kuning khas daerah.
Suasana perlombaan semakin semarak ketika Dessy menyampaikan candaan agar para suami turut mengambil bagian dalam urusan memasak di rumah.
“Yang menjadi pemenang nantinya ibu-ibu tidak usah masak lagi. Biar bapak-bapaknya yang masak di rumah, jadi ibu-ibu bisa istirahat,” tuturnya.
Sementara itu, panitia menyebutkan lomba memasak tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-27 DWP sekaligus upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota dalam mengolah kuliner tradisional.
Melalui kegiatan ini, DWP Kota Pangkalpinang berharap semangat kebersamaan dan kekompakan antaranggota semakin kuat, sejalan dengan upaya mendukung terwujudnya Pangkalpinang yang maju, sejahtera, dan kondusif.(RE)














